PDIP Jatim Minta Wabup Bojonegoro Wawan Cabup Laporan Polisi Terkait Bupati Anna

Reporter : Wahyudi
Kusnadi Ketua DPRD Jatim

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Perseteruan antara  bupati dan wakil bupati Bojonegoro yang berujung pada laporan polisi berakhir klimaks. Setelah sempat mendapat dukungan dari partainya, kini Wabup Bojonegoro Budi Irawanto (Wawan)  malah diminta mencabut laporan polisi atas Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

[irp]

Baca juga: Dukung Program Presiden, Wabup Alif Resmikan SPPG GMMS yang Diberdayakan Relawan Lokal

Secara khusus Ketua DPD PDIP Jatim , Kusnadi meminta laporan polisi atas Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah masih ditangani Polda Jatim untuk segera dicabut .

"Kami sudah mediasi, Mas Wawan juga sudah kita panggil. Harapan kita dicabut saja (laporan tersebut), dilihat masyarakat tidak elok," kata Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (14/10/2021).

Kusnadi menjelaskan konflik antara Wabup Wawan dengan Bupati Ana tidak menguntungkan dari sisi manapun. Pihaknya juga menampik PDIP lebih membela Bupati Anna.

Baca juga: Jaga Stok Darah Awal Tahun, Ratusan Karyawan KEK JIIPE Gresik Gelar Aksi Donor Darah

"Kita upaya terus mediasi, kalau dengan Bu Ana kita gak bisa karena bukan kader kita. Karena Mas Wawan kader kita, kita gak bela Bu Ana, kita melindungi Mas Wawan. Jangan melahirkan kesan yang merugikan PDIP," ungkap Kusnadi.

PDIP Jatim sendiri, lanjut Kusnadi, sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim terkait laporan Wabup Wawan. Menurut Kusnadi, karena laporan tersebut bersifat delik aduan, maka Wabup Wawan yang harus mencabut laporan tersebut.

Baca juga: Konvoi Bawa Sajam dan Resahkan Warga, 20 Oknum Pendekar di Sidoarjo Diringkus Polisi

"Kita minta Mas Wawan mencabut, karena itu delik aduan. Tentunya ya konsekuensinya kalau gak mencabut bagaimana ke depannya, apa mau tetap sama Bu Anna atau sama lainnya? Tapi kita belum dapat laporan Mas Wawan mencabut, tapi kondisinya sudah mereda, pihak kepolisian mencoba mendamaikan terlebih dahulu, karena delik aduan. Karena kan tidak elok pemimpin berkelahi," jelas Kusnadi. (ris)

  

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru