KLIKJATIM.Com | Kediri - Persik Kediri menampung beragam keluhan dari fans, pasca laga-laganya jarang disiarkan langsung oleh televisi nasional selama seri pertama Liga 1 2021-2022.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Pada seri awal lalu, Tim Macan Putih praktis hanya merasakan disiarkan langsung televisi nasional satu kali, saat membuka BRI Liga 1 2021-2022 kontra Bali United, Jumat (27/8/21).
Sedangkan lima laga lain dijalani Persik melalui siaran streaming, di antaranya saat menghadapi Borneo FC (10 September), Tira-Persikabo (17 September), PSM Makassar (23 September), Bhayangkara FC (29 September) dan PSS Sleman (3 Oktober).
Praktis, layanan ini tidak bisa dirasakan oleh semua suporter Persik Kediri maupun publik sepak bola di Kota Tahu. Lantaran dengan siaran streaming, maka sifatnya berbayar.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
"Keluhan (dari fans) memang ada. Kami menampung aspirasi mereka dan mengapresiasi," ungkap Media Officer Persik, Anwar Bahar Basalamah seperti dikutip Indosport.
Harapan semua klub sebenarnya sama saja, yakni ingin disiarkan lebih banyak di televisi. Namun kembali lagi semua kebijakan tergantung si pemegang hak siar kompetisi.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
"Kalau kami sih, inginnya ya disiarkan (televisi nasional) terus. Tapi kembali lagi ke sana (pemegang hak siar)," tambah Anwar Basalamah.
Pada seri kedua nanti, Persik Kediri bakal memainkan lima laga. Namun, jadwal yang beredar sebatas penetapan tanggal, waktu kick-off berikut venue, belum penetapan siaran langsung televisi atau streaming. (ris/ind)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi