Insiden Wisatawan Terseret Ombak Saat Wisata Ngariboyo Tutup, Begini Penjelasannya

klikjatim.com
Proses pencarian wisatawan asal Solo yang terseret ombak dengan menggunakan perahu jukung. (Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Pacitan - Seorang wisatawan bernama Muhammad Dwi Palepi terseret ombak di Pantai Ngariboyo, Pacitan, Minggu (3/10/2021). Hingga kini wisatawan asal Solo tersebut masih dalam pencarian tim gabungan SAR. 

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Dengan kejadian ini, Pemkab Pacitan pun bisa terbilang kecolongan. Pasalnya sesuai dengan Inmendagri, Kabupaten Pacitan masih pada PPKM Level 3. Artinya dalam aturan wisata belum boleh dibuka. 

"Ya memang wisatawan itu dari luar daerah. Tapi kawasan pantai Ngariboyo sebenarnya ditutup karena PPKM," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Didik Alih Wibowo, Senin (4/10/2021). 

Dia mengatakan, saat itu wisatawan yang terseret ombak bersama dengan teman-temannya 30 orang. Mereka berangkat dari Solo dan tiba di Pacitan sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Masuknya itu malam hari. Jadi salah satu kelengahan kami. Tidak ada penjagaan saat malam," jelasnya. 

Sehingga, kata dia, mereka menerobos begitu saja. Padahal Pantai Ngariboyo dan semua wisata di Kabupaten masih ditutup untuk umum.

"Sebenarnya jalannya cuma satu. Ya buat masyarakat, ya buat wisatawan waktu aktif dulu. Jadi jalan tidak bisa ditutup sepenuhnya karena buat masyarakat juga," kata Didik. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Sebelumnya, dua wisatawan asal Solo, Jawa Tengah dilaporkan terseret ombak di Pantai Ngiroboyo, Pacitan, Minggu (3/10/2021). Satu selamat dan 1 lainnya masih dalam pencarian.

Korban selamat adalah Bahtiar (40). Sedangkan Muhammad Dwi Palepi (41), masih dalam pencarian. "Kejadiannya pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Masuk laporan ke kami sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Didik Alih Wibowo pada Minggu malam. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru