Pemprov Segera Ambil Alih Pengelolaan Terminal Joyoboyo

klikjatim.com
Terminal Joyoboyo Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Pemprov Jatim akan segera mengambil pengelolaan beberapa terminal dari Pemkot Surabaya. Di antaranya adalah terminal Joyoboyo yang statusnya diturunkan sepihak oleh Pemkot Surabaya menjadi terminal dari tipe B menjadi tipe C pada 2017 lalu. 

Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, mengaku telah menerima laporan dari pusat terkait beberapa terminal yang seharusnya di kelola kementerian pusat untuk tipe A.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

[irp]

"Salah satunya ada di Provinsi kita, tapi kami akan pelajari lebih dalam dulu," tutur Emil di Surabaya, (23/1/2020).

Emil mengatakan, pihaknya akan kembali mempelajari terkait tindakan Pemkot Surabaya yang terkesan serakah ini. Ia juga akan berupaya bernegosiasi dengan pusat terkait pengambil alihan terminal yang sejak tiga tahun silam dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Baca juga: Bahas Ketimpangan Inflasi Antarwilayah, Wagub Emil Dorong Jawa Timur Perkuat Konektivitas dan Industri Hijau

"Yang jelas, Dirjen Kementerian Darat menyampaikan ada terminal yang seyogyanya menjadi kewenangan pusat tapi belum diserahkan," jelasnya.

[irp]

Padahal jika mengacu pada undang-undang 23 tentang pemerintah daerah terkait pengelolaan terminal dibagi menjadi tiga tipe. Yakni, terminal tipe A dikelola oleh pusat (Kementerian Perhubungan), terminal tipe B dikelola Pemprov, kemudian tipe C dikelola pemerintah kabupaten/kota.

Baca juga: Tangani Karhutla Gunung Arjuna, BPBD Jatim Intensifkan Water Bombing

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Fattah Jasin mengatakan bahwa sampai saat ini, trayek dari terminal Joyoboyo masih menggunakan tipe B.

“Bratang dan Joyoboyo itu bus dan len ada yang masuk Sidoarjo. Mestinya, kan , undang-undang tipe B, ya, dikelola provinsi,” jelas Fattah. (nk/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru