KLIKJATIM.Com | Gresik — Komisi III DPRD Gresik bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) sepakat untuk rencana anggaran tahun 2022 lebih difokuskan pada perbaikan serta peningkatan jalan kabupaten. Hal ini sesuai dengan rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) beberapa waktu lalu.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Dalam perencanaan APBD 2022 (KUA-PPAS), plot anggaran DPUTR untuk perawatan dan perbaikan jalan kabupaten mencapai 59,14%. Atau kurang lebih 213 miliar rupiah dari total anggaran Rp 355 miliar di dinas tersebut.
"Ini merupakan amanat dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang disusun Pak Bupati bersama kami," ujar Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, Rabu (29/9/2021).
"Nah, proyek seperti islamic center dan semacamnya kayaknya ndak dianggarkan, mengingat pendapatan kita yang berkurang," lanjut Hamdi.
Secara umum, arah pembangunan yang dicanangkan oleh DPUTR Gresik lebih fokus pada jalan dan sumber daya air. Termasuk (anggaran) di Kali Lamong mencapai Rp 5 miliar.
"Dan juga untuk reservoir PDAM di Bunder Rp 7 miliar dan penguatan jaringan pelayanan di Kedamean, Menganti Rp 15 miliar," urainya.
Baca juga: Lulusan SMA/SMK Siapkan Lamaranmu Hadiri Gresik Job Fair 2026 di Gressmall
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Gresik, Achmad Washil Miftahul Rahman membenarkan bahwa pihaknya memang fokus pada jalan. Sementara proyek-proyek yang kurang penting dihentikan sejenak karena terbatasnya anggaran.
"Ya yang prioritas jalan kabupaten, yang islamic center di Balongpanggang tidak (kami anggarkan)," tutur salah satu kandidat Sekda ini. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar