KLIKJATIM.Com | Lamongan--Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati hingga kini belum mengantongi rekomendasi partai politik untuk mengusungnya sebagai calon bupati. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang membesarkan namanya justru malah mengusung Sholahuddin yang bukan kader sebagai calon bupati.
Bahkan, Sholahuddin telah menggaet dukungan dari PDIP dan Partai Gerindra. Pengusaha jagung itu kini telah mengantongi 22 kursi DPRD dari tiga partai yang kemarin mendeklarasikan diri di Gedung KORPRI, Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan. Meski begitu, Kartika tetap optimis bakal mendapatkan rekomendasi dari partai politik.
Baca juga: Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
"Saya tetap positif thingking pada semuanya. Termasuk kepada kawan-kawan yang mencoba membuat deklarasi," katanya, Kamis (23/1/2020).
[irp]
Kartika bahkan tidak mempermasalahkan jika PKB ternyata menyatakan dukungan kepada calon bupati lain yang bukan kader. Menurutnya, itu bagian dari seni politik calon untuk menggiring opini masyarakat.
"Kalau di sana (Deklarasi Kopri), ya, monggo. Tetapi, kalau saya ditanya, apakah itu bagian dari rekom, saya pastikan tidak," kata Kartika yang juga kader PKB ini.
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
Dalam gelaran Pilbup Lamongan 2020 ini Kartika juga menyindir para pimpinan dan pengurus pengurus dengan falsafah blantik sapi agar tidak digunakan di Lamongan. Menurut Kartika, partai besar tidak main-main dalam mengeluarkan rekomendasi.
[irp]
"Semua partai, terutama partai besar akan berpikir cerdas dan akan melihat survei tertinggi calonnya, dan semua partai akan mengeluarkan rekom untuk calon bupati yang potensi menangnya tinggi. Kecuali kita menggunakan falsafah blantik sapi," terang dia.
Baca juga: Wisuda SELANTANG 2026, 208 Lansia di Lamongan Siap Jadi Pribadi Sehat dan Berdaya
Kartika tetap meyakini akan mendapatkan rekom partai untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lamongan. Dia juga meminta para tim sukses agar tidak menjatuhkan calon lain mulai saat ini.
"Saya yakin akan mendapatkan rekom dari partai. Ibarat pengantin sebelum ada jalur kuning melengkung boleh dong kita berdandan cantik dan ganteng," tuturnya. (bis/mkr)
Editor : Redaksi