KLIKJATIM.Com | Surabaya—Angka kematian covid-19 di Provinsi Jatim kini menurun drastis. Bahkan, 21 daerah tanpa angka kematian atau nol kematian selama sepekan terakhir.
[irp]
Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada 10 daerah yang kini telah menyandang status level 1. Kemudian 26 daerah lainnya berstatus level 2.
“Hanya dua daerah yang statusnya level 3,” katanya, Sabtu (18/9/2021).
Khofifah menyebut, 21 daerah di Jatim sejak seminggu terakhir tidak ada angka kematian. Artinya, lanjut Khofifah, angka kematian covid-19 di Jatim saat ini bisa ditekan.
“Insyallah semua sudah terkontrol dan terkendali,” lanjutnya.
Dikatakan, meski angka penyebaran covid-19 telah terkontrol, Khofifah meminta semua pihak mempertahankan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Khofifah berharap tidak ada lagi lonjakan kasus di Jatim seperti sebelumnya.
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
“Semua justru harus waspada. Jangan sampai lengah dan jangan longgar protokol kesehatannya,” ujarnya.
Khofifah melanjutkan, saat ini angka tambahan pasien positif covid-19 di Jatim sebesar 1,65 persen. Angka tersebut di bawah ambang batas WHO, yakni 5 persen.(*)
Editor : Redaksi