KLIKJATIM.Com | Gresik—Anggota DPRD Gresik dari daerah pemilihan (dapil) Pulau Bawean sepakat mengembangkan potensi perekonomian. Bidang pertanian, perikanan dan peternakan akan jadi sasaran utamanya.
[irp]
Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
Anggota DPRD Gresik, Musa mengatakan, hasil laut Bawean sangat potensial untuk dikembangan. Tujuannya untuk peningkatan perekonomian warga. Musa mencontohkan, perikanan hasil tangkapan nelayan bisa dikembangan dengan mendapatkan tambahan nilai jual.
“Misalnya ikan tongkol hasil tangkapan nelayan jualnya Rp 15 ribu. Kalau sudah dijual di daratan bisa mencapai Rp 60 ribu. Itu yang akan coba kami kembangan, bagaimana ada tambahan nilai jual bagi para nelayan,” kata.
Menurut Musa, untuk membantu meningkatkan nilai ekonomi warga Bawean, dia siap menyalurkan bantuan dari dana jaring aspirasi masyarakat (jasmas).
Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
“Nanti akan kami ajukan bantuan ke pemerintah,” ujarnya.
Anggota DPRD lainnya, Lutfi Dawam menambahkan, siap memberikan bantuan alat transportasi untuk mempermudah pengiriman hasil laut dari nelayan Bawean.
“Kita Support dari Jasmas, saya Siap. Kita beli untuk setiap kelompok nelayan,” ujarnya.
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
Kepala Desa Teluk Dalam, Salaman memberikan usulan kepada kalangan legislatif untuk mendirikan koperasi yang bisa mengatur harga potensi di Pulau Bawean. Baik itu hasil perikanan, pertanian dan peternakan.
“Jika nanti ada kesamaan harga dari koperasi, maka untuk pemasaran ke daratan sampai luar daerah lebih mudah,” katanya.(mkr)
Editor : Redaksi