Polres Tulungagung Pastikan Mayat di Karang Pantai Ngalur, Korban Pecah Kapal

klikjatim.com
Nelayan yang hilang karena kapal pecah dihantyam ombak ditemukan di Pantai Ngalur Tulungagung

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sejak Kamis (9/9/2021) pagi beredar video berdurasi pendek yang menggambarkan penemuan jenazah dalam sebuah batu karang dengan celah sempit di salah satu pantai.

[irp]

Baca juga: Tertinggi di Jawa Timur, Capaian Koperasi Merah Putih Lamongan Tuai Apresiasi Menko Pangan

Setelah dilakukan konfirmasi, rupanya video tersebut merupakan video amatir yang diambil di pantai Ngalur desa Jengglungharjo kecamatan Tanggunggunung.

Kades Tanggunggung, Rudi Santoso yang dikonfirmasi membenarkan jika video tersebut merupakan video yang diambil oleh warganya, setelah mendapatkan informasi dari salah satu pemancing jika di lokasi tersebut ditemukan sesosok mayat.

"Ada pemancing yang laporan kemudian ditindak lanjuti,kalau lokasinya itu lebih kurang 30 menit perjalanan kaki dari pantai Nganlur,"ujarnya.

Rudi menjelaskan, tim Inafis dan Basarnas Pos SAR Trenggalek telah mendapatkan informasi yang sama sejak Rabu (07/09) sore, namun evakuasi belum bisa dilakukan karena kondisi ombak yang tinggi.

Selain itu saat sore dan pagi hari, batu karang tersebut tertutup air sehingga menyulitkan proses evakuasi.

"Bisanya evakuasi ya siang hari,kalu ndak bisa dari atas, nanti ya dari laut evakuasinya, kalau keteragan yang saya terima, lokasi pecah kapalnya itu ya disini," tutur Rudi.

Baca juga: Sinyal Kereta Api Jember–Bondowoso Kembali Menyala, Tim Ahli Mulai Petakan Jalur Nonaktif

Satu satunya jalan adalah mengevakuasinya pada siang hari, oleh sebab itu tim kembali berupaya melakukan evakuasi pada Kamis siang.

"Kita lakukan evakuasi Kamis Siang,"ucapnya.

Sementara itu dikonfirmasi usai melakukan evakuasi, Kapolsek Tanggunggunung, AKP Kasianto memastikan jika jenazah tersebut adalah satu nelayan korban kapal pecah yang terjadi pada Selasa (31/08) yang lalu.

Kasianto menjelaskan, sesuai dengan keterangan pihak keluarga dan rekan sesama nelayan yang selamat, dipastikan jika jenazah tersebut adalah Alfin, nelayan asal Lombok Barat yang hilang pasca kapalnya pecah dihantam ombak saat melaut.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara

"Dipastikan ini korban pecah kapal seminggu yang lalu, karena keterangan keluarga dan rekan korban, mengarah ke situ," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,Selasa (31/08) yang lalu,5 orang nelayan asal lombok barat berangkat melaut dari pantai damas wilayah perairan kabupaten Trenggalek untuk mencari ikan.

Kemudian sekitar pukul 23.00WIB saat memasuki perairan pantai Ngalur Tulungagung, perahu mereka pecah dihantam ombak, 3 orang nelayan berhasil menyelamatkan diri sedangkan 2 lainnya hilang saat itu juga.

Proses pencarian dilakukan dan 1 nelayan ditemukan beberapa hari kemudian di perairan Tulungagung, sedangkan 1 lainnya baru ditemukan pada Kamis kemarin. (rtn)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru