KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari yang tertangkap KPK karena kasus korupsi rupanya berasal dari Ponorogo. Dia yang dinikahi oleh Hasan Aminuddin, lulus dari SDN Baosan Lor, SMP 4 Ponorogo dan SMA 2 Ponorogo.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
"Ya massa kecilnya disini. Pernah SD di Gelang Lor. Kemudian ke Baosan Lor Ngrayun," ujar Kepala Desa Gelang Lor, Kecamatan Samping, Kabupaten Ponorogo, Surono, Selasa (31/8/2021).
Namun tak banyak yang bisa digali. Pasalnya sewaktu sosok politisi asal NasDem itu kecil, Surono juga masih kecil. Sehingga ingatannya tentang Puput tak banyak.
"Setahu saya memang d gelang. Sejarah dan lain-lain kurang paham. Maklum dulu sama masa kecil," katanya.
Menurutnya, sepanjang menjadi bupati dari 2013 lalu, Puput sempat pulang kampung ke Desa Gelang Lor. Namun tidak sering. Seingatnya hanya 4 sampai 5 kali.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
"Ya paling mampir bentar gitu saja. Singgah 1 sampai 2 jam. Juga tidak pernah bikin acara apa-apa," tambahnya.
Dia mengaku, Puput hanya sampai SMA di Ponorogo. Setelahnya bekerja di Surabaya dan sampai akhirnya terpilih menjadi Bupati Probolinggo.
"Pernah juga jadi Senduk Ponorogo (duta wisata) jamannya pak Markum bupatinya," terang Surono.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Perihal aset? Surono mengklaim untuk aset di Desa Gelang Lor tidak ada. Hanya ada rumah orang tua Puput yang ditinggali oleh adiknya.
"Rumah itu ditempati adiknya. Itu juga belum lama. Aset tidak ada. Cuma rumah oran tua saja. Orang tua nya dulu PNS," pungkasnya. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad