KLIKJATIM.Com | Blitar - Nahas menimpa Mohammad Susanto, warga Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Itu setelah terjatuh dari sepeda motornya karena lehernya tersangkut benang layang-layang yang melintang di jalan.
[irp]
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
Seperti dikutip kompas.com, pria 27 tahun tersebut akhirnya meninggal beberapa saat setelah kejadian akibat luka parah di bagian leher dan kepalanya. Kecelakaan tunggal ini terjadi di depan Pasar Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro yang berada di area persawahan, Sabtu (21/8/2021) sore.
Surip (55), saksi mata kejadian mengatakan, korban memacu sepeda motornya cukup kencang dan tersangkut benang layang-layang sekitar 75 meter dari titik jatuhnya korban.
"Mungkin dia kaget tiba-tiba ada benang menyangkut di lehernya, kemudian kehilangan kendali dan jatuh," ujar Surip, saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Sabtu malam.
Surip yang saat kejadian sedang mencari rumput pakan ternak di dekat lokasi kejadian, mengaku melihat persis rangkaian kecelakaan itu.
Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi
Diungkapkan, awalnya terdapat satu layang-layang jenis gapangan yang putus benangnya dan jatuh beberapa meter dari jalan raya.
Layang-layang berukuran tinggi lebih dari 1,5 meter itu bahkan menimpa seorang perempuan pedagang pasar ketika mendarat dari udara.
Menurutnya, benang layang-layang itu berada pada posisi melintang di jalan. Belum sempat warga menyingkirkan benang dari jalan raya, korban Susanto melintas tanpa sadar keberadaan benang tersebut.
Sepeda motor Honda GL Pro yang dikendarai korban oleng dan menabrak dua pohon yang berdiri di pinggir jalan.
Korban pun meninggal dunia dan jenazahnya dievakuasi oleh petugas ke RSUD Mardhi Waluyo. (*/nul)
Editor : Redaksi