Pakai Kaos Berlogo PSHT, Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Tandes Surabaya

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sesosok pria yak dikenal ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Balong Sari Tama, Kecamatan Tandes, Surabaya, Kamis (19/8/2021). Korban yang diperkirakan berusia 25 tahunan itu mengenakan kaos hitam berlogo perguuran silat Pencak Silat Setia Hati Terate (PSHT) ditemukan sekitar pukul 23.25 WIB.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Penemuan mayat ini membuat geger warga sekitar . Sebab, saat ditemukan kondisi jasad korban sangat mengenaskan, tubuhnya dipenuhi darah keluar dari bagian kepala. Insiden ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Dari informasi didapat, korban yang tewas belum diketahui identitasnya tersebut terluka di bagian kepala belakang. Dan sebelum ditemukan tewas, korban membawa kendaraan bernopol L 6798 T dengan berboncengan bersama temannya.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Kapolsek Tandes Kompol Hendry Ibnu Indarto saat dikonfirmasi mengenai insiden tersebut, apakah kasus begal atau menjadi korban perampasan, atau ada unsur lainnya dengan salah satu perguruan pencak silat lainnya? Hendry masih belum bisa memberikan penjelasan.

Pasalnya, saksi yang merupakan teman korban saat berboncengan juga terluka dan masih menjalani penanganan perawatan medis. "Ini masih belum diketahui apa motifnya. Karena dari keterangan saksi, bahwa saat melintas tiba-tiba dipepet empat orang tidak dikenal lalu langsung menusuk korban juga saksi itu sendiri," katanya.

Baca juga: Perempuan Mabuk Pengemudi Outlander yang Tewaskan Pekerja Ditahan Polrestabes Surabaya

Perwira satu melati di pundak tersebut mengaku, dugaan sementara dari keterangan saksi maupun olah tempat kejadian perkara (TKP), barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. "Ini masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan, apa motifnya. Do'akan lekas cepat terungkap dan menangkap pelakunya," kata Kompol Ibnu Indarto. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru