KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh anggota Pramuka di Jatim turut berperan aktif sosialisasi protokol kesehatan (prokes). Mereka pun diajak mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
[irp]
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
"Caranya dengan membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menyukseskan program vaksinasi massal untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 sehingga dapat mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (14/8/2021).
Khofifah mengatakan, sejak awal Juni 2021, terjadi tren peningkatan kasus Covid-19 yang diperparah oleh munculnya varian baru Delta yang lebih cepat menular. Situasi tersebut membuat fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan di tanah air mendapatkan tekanan cukup besar.
Situasi tersebut, kata dia, direspon pemerintah dengan kebijakan PPKM dan percepatan vaksinasi. Hasilnya, dalam beberapa hari terakhir, kebijakan ini mulai menunjukkan hasil positif dengan adanya penurunan tren pertambahan kasus harian serta kasus aktif yang makin melandai.
"Pulau Jawa berkontribusi besar terhadap perekonomian sehingga juga akan mempengaruhi outlook ekonomi kita. Semakin cepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19, maka semakin cepat pula ekonomi kita pulih," ujarnya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Khofifah membeberkan, capaian vaksinasi di Jatim per Jumat (13/8) untuk dosis pertama telah menyasar 8.069.388 penduduk atau 25,35 persen. Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua di Jatim, telah menyasar 3.869.213 atau 12,16 persen dari target.
Adapun sejumlah daerah yang telah melampaui 70 persen vaksinasi untuk dosis pertama yakni di Kota Surabaya sebanyak 1.620.158 atau 73,04 dari target vaksinasi. Dan, Kota Mojokerto dengan capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 99.667 penduduk atau 98,15 dari target vaksinasi.
"Capaian vaksinasi harus dimaksimalkan di semua daerah, dengan harapan ada droping vaksin lebih cepat dan lebih besar. Ada beberapa kabupaten/kota yang membutuhkan support lebih besar agar percepatan vaksinasinya seimbang," tuturnya.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Karena itu, lanjut Khofifah, pada HUT Pramuka ke-60 tahun ini, secara khusus ia menyampaikan terimakasih kepada semua jajaran Pramuka yang secara serentak melakukan vaksinasi, donor darah dan donor plasma konvaselen.
Ia berharap seluruh anggota Pramuka dapat membantu pemerintah dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan. Selain itu juga harus mampu menjadi pencerah atas maraknya berbagai kabar negatif dan berita bohong yang bertujuan membuat situasi bangsa menjadi gaduh.
"Sebagai Kamabida Kwarda Pramuka Jawa Timur saya menyampaikan terimakasih atas kekompakan Pramuka se-Jatim melakukan vaksinasi, donor darah dan donor plasma konvaselen. Pesan saya, jangan pernah bosan dan capek untuk mengedukasi masyarakat. Gunakan cara-cara yang santun agar apa yang disampaikan bisa diterima dengan baik. Salam Pramuka," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi