Tahun 2019, Pendapatan Pajak Bumi di Bojonegoro Capai Rp 32,2 Miliar

klikjatim.com
Kasubid Penagihan dan Keberatan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro, Eko Puji Wahyono (M Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pendapatan Kabupaten Bojonegoro dari sektor Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di tahun 2019 meningkat. Dari target pendapatan Rp 28,7 miliar yang dipatok, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro berhasil melebihi target diangka Rp 32,2 miliar.

Kasubid Penagihan dan Keberatan Bapenda Bojonegoro Eko Puji Wahyono mengatakan, realisasi pajak PBB-P2 Kabupaten Bojonegoro sudah mencapai Rp Rp 32,2 miliar. Jika diprosentasekan, ada peningkatan hingga 112,17 persen dari target sebesar Rp 28,7 miliar.

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

“Jadi realisasi perolehan PBB-P2 Pemkab Bojonegoro tahun 2019 telah melebihi target dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan,” ungkap Eko Puji, kepada Klik Jatim, Selasa (7/1/2020).

Menurut dia, capaian target PBB-P2 merupakan hasil kerja tim untuk mewujudkan capaian yang ditetapkan. Selama 2019, pihaknya juga rutin melakukan penagihan pajak kepada pihak wajib pajak di Bojonegoro.

“Kita selalu rutin jemput bola ke objek pajak dan menagih pajak yang menunggak,” tuturnya.

Ditahun 2019, dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro ada lima kecamatan yang sudah melunasi PBB-P2, yakni Kecamatan Sukosewu, Ngraho, Kasiman, Kedewan dan Margomulyo.

“ Selebihnya di beberapa kecamatan masih menunggak,” jelasnya.

Baca juga: Baru Diperbaiki, Proyek Pelindung Bengawan Solo Rp40 Miliar di Bojonegoro Kembali Ambrol

[irp]

Keberhasilan perolehan PBB-P2 menjadi salah satu tolak ukur untuk meningkatkan pembangunan di Bojonegoro. Selain itu, peningkatan pajak ini juga sebagai tolak ukur keberhasilan kinerja kepala desa atau lurah dan Camat di masing-masing wilayahnya.

Eko menambahkan, untuk meningkatkan pembayaran PBB-P2 itu, pihaknya juga sering melakukan sosialisasi dan verifikasi pendataan ke masyarakat. Dengan sosialisasi itu, diharapkan kesadaran terkait pembayaran pajak semakin meningkat.

Baca juga: Lewat SAPA BUPATI, Warga Sampaikan Jalan Rusak dan PJU, Bupati Bojonegoro Instruksikan Tindak Lanjut

“Agar maksimal dalam perolehan PBB-P2 itu juga menggandeng pihak aparat hukum,” pungkasnya.

Untuk pajak lainnya, Eko Puji menambahkan, semua jenis pajak terus didorong untuk mencapai hasil maksimal. (af/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru