Jadi Tempat Mesum hingga Transaksi, Pengamanan Alun-alun Gresik Dipertanyakan

klikjatim.com
Nampak pasangan muda-mudi yang sedang asyik berduaan di Alun-alun Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Banyaknya muda-mudi yang memanfaatkan Alun-alun Gresik untuk bermesraan, bahkan ditengarai dijadikan tempat mesum telah mendapat sorotan serius. Komisi I DPRD Gresik pun mempertanyakan pengawasan yang dilakukan oleh Satpol PP.

"Saya sering mendapatkan laporan itu. Jadi, bagaimana pak Abu Hasan (Kadis Satpol PP, red) apakah sampeyan bisa melakukan pengawasan lebih maksimal," ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik, Syaichu Busiri saat menggelar hearing terkait Alun-alun dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (6/1/2020).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Syaichu menegaskan, tudingan ini bukan omong kosong. Untuk membuktikan setelah adanya keluhan dari para tokoh masyarakat, dia sampai rela menugaskan orang agar memantau Alun-alun secara diam-diam pada malam hari.

[irp]

"Mereka saya gaji sendiri, karena saya merasa kecewa dengan kinerja dinas," lanjutnya.

Dari situlah, Syaichu mendapatkan laporan bahwa Alun-alun kerap disalahgunakan. "Alun-Alun kan lokasinya sangat tertutup, sehingga sering dipakai pacaran. Bahkan digunakan wanita malam untuk bertemu pelanggannya," ungkap politisi PKB ini.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Selanjutnya, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan pun tidak bisa mengelak terkait adanya pasangan muda-mudi, yang berpacaran hingga melakukan ciuman. Pihaknya juga mengaku pernah mengamankan 5 pasangan dalam semalam.

"Pengamanan tahun 2019 kemarin hanya sampai pukul 22.00. Sedangkan pukul 22.00 sampai 07.00, dijaga petugas yang ada di Pendopo," katanya.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Nah, pada tahun 2020 ini akan lebih ditingkatkan dengan mengupayakan penjagaan hingga 24 jam. Apalagi nanti didukung penerangan lampu dan CCTV Alun-alun.

Hal senada juga diakui oleh Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Zurron Arifin. Menurutnya, saat ini pengamanan memang belum maksimal.

"Sekarang masih ada satu petugas keamanan taman di Alun-Alun. Jadi memang belum maksimal," imbuhnya. (nul/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru