Gaji Kuli Bangunan Minim, Pria Pasuruan Ini Nyambi Pengedar Narkoba

Reporter : Wahyudi
Istamar dan barang bukti belasan poket seberat 2,28 gram diamankan di Mapolres Pasuruan Kota

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Gaji sebagai seorang kuli bangunan yang kecil serta tidak menentu membuat Istamar (27) putar otak untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Jalan yang dipilih warga asal Dusun Bandungan RT/ 02 RW/06 Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, ini adalah menjadi pengendar sabu-sabu.

[irp]

Baca juga: Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Desainer Muda Jatim Terapkan Sustainable Design Dalam Peringati Hari Kartini

Namun belum lama memiliki profesi sampingan, Istamar dibekuk anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, Minggu (1/8) lalu di rumahnya. Menurut AKP Endy Purwanto, Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, tersangka ditangkap lantaran tersandung kasus narkoba.

“Mulanya kami dapat informasi hingga penyelidikan dilakukan,” kata Hingga Minggu sekitar pukul 20.05, Istamar berada di rumahnya. “Pelaku saat ditangkap tidak melakukan perlawanan. Kemudian kami lakukan penggeledahan,” jelasnya.

Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH

Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri

Penggeledahan yang dilakukan mendapatkan banyak barang bukti. Diantaranya 1 buah kotak hitam berisikan 6 plastik klip sabu yang di isolasi warna hitam dengan berat masing masing klip 0,21 gram, 0,19 gram, 0,21 gram, 0,20 gram, 0,19 gram dan 0,21 gram. Selanjutnya, 1 buah kotak warna hitam berisikan plastik klip yang di dalamnya berisi sabu dengan isolasi warna putih dan masing masing berat 0,18 gram, 0,18 gram, 0,17 gram, 0,18 gram, 0,18 gram dan 0,18 gram.

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru