Zona Merah di Lamongan Sisa Tiga Kecamatan

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Jumlah Zona merah di tiap Kecamatan di Kabupaten Lamongan berhasil ditekan. Bila  sebelumnya hampir separo dari 27 kecamatan berstatus zona merah, kini menyisakan 3 Kecamatan.

[irp]

Baca juga: Sambut Kajari Baru, Bupati Bojonegoro Dorong Pendampingan Hukum Preventif untuk Kawal Pembangunan Daerah

Data dari satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan menunjukkan, dari 27 kecamatan di Lamongan memang tercatat hanya tiga 3 kecamatan yang masih merah, 11 kecamatan berstatus zona oranye dan 13 kecamatan berstatus zona kuning.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan dr.Taufik Hidayat menuturkan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di Lamongan juga turun sampai 39,94 persen. Dan tingkat kesembuhan juga terus mengalami kenaikan, yaitu 79,82 persen.

"Data tersebut berdasarkan peta zonasi 7 hari terakhir, yaitu 26 Juli hingga 1 Agustus," Tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Apresiasi Cinta Tanah Air, Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak di Perayaan Anak Hebat Indonesia Kuat

Sesuai keputusan dari pemerintah pusat, PPKM Level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus ke depan di mana salah satu daerah tersebut adalah Lamongan.

"Jangan berbalik terlena setelah tahu tinggal 3 kecamatan yang berstatus zona merah. Tetapi harus lebih meningkatkan kepatuhannya dalam mencegah penularan Covid-19," ujar Pak Yes, sapaan Yuhronur.

Yuhronur menegaskan perlunya gerakan kebersamaan untuk sadar prokes. Dalam penerapannya, semua elemen masyarakat harus bisa menjadi tauladan.

Baca juga: Sistem Kelistrikan Flores Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7, PLN Pastikan Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Yuhronur pun tetap optimistis bahwa kondisi Lamongan akan kembali menjadi normal. Itu dengan syarat, semua warga Lamongan disiplin menerapkan prokes.

Terkait jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri terpusat, Yuhronur mengungkapkan bahwa grafiknya semakin menurun. Baik yang ada di desa, kecamatan maupun kabupaten.

"Terbukti banyak tempat isolasi terpadu lengang, itu artinya dibarengi dengan penurunan jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif," katanya.(mkr)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru