KLIKJATIM.Com | Gresik — Warkop depan Pabrik PT Smelting bisa menjadi rujukan tempat masyarakat yang ingin memadamkan rasa lapar di siang hari. Ya, stand warung yang disediakan PT Smelting itu terbuka untuk masyarakat umum, bukan hanya karyawan ataupun sopir truk industri di sekitar pabrik tembaga itu.
[irp]
Warsito Elem salah satu pemakai stand warkop yang disediakan mengatakan, tempat jualan makanan dan minuman itu disediakan PT Smelting bagi pedagang kaki lima yang dulu kerap mangkal di depan pabrik.
"Agar lebih rapi disediakan tempat ini. Karena masih tersisa stand kit sewa satu," Katanya.
War-sapaan akrab presiden Gresik Sumpek ini menyebut, selama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dirinya dan pedagang lain mematuhi protokol kesehatan dan aturan PPKM. Selain tersedia tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tempat duduk diatur sedemikian rupa agar pelanggan tidak berdekatan.
Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter
"Khusus selama PPKM darurat pembeli kita minta untuk dibungkus, jadi take away tidak makan di tempat, jam delapan malam kita sudah tutup," tutur War.
Adapun menu yang tersedia di stand yang dikelola War dengan nama WarKop Smelting itu macam-macam, mulai dari nasi pecel, bakso, nasi krawu dan tentu saja kopi.
Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah
"Saya sering makan disini, tapi selama PPKM saya bungkus makan di dalam truk," kata Martono, salah satu sopir truk di sekitar kompleks industri Smelting. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar