PPKM Darurat di Bojonegoro Diapresiasi Menkomarives

klikjatim.com
Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Pembatasan PPKM Darurat yang diterapkan di Kabupaten Bojonegoro mendapat hasil positif. Hal itu terbukti dari apresiasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Panjaitan, yang juga Koordinator PPKM Mikro Darurat Wilayah Jawa-Bali, yang menyebut jika data pergerakan di Jawa Timur bisa terkondisikan dengan baik.

[irp]

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

Namun kendati demikian Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, meminta kepada seluruh stakeholder terkait tetap semangat dan bersinergi untuk bersama-sama menanggulangi pandemi ini ditengah penerapan PPKM Darurat. Selain itu, kepada masyarakat Bojonegoro tetap disiplin protokol kesehatan dan mematuhi selama penerapan PPKM Darurat.

“Tadi pagi melalui group whatsapp pak Kapolda mengapresiasi Polres Bojonegoro terkait penurunan mobilitas masyarakat saat penerapan PPKM Darurat," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

Menurutnya, Selain Bojonegoro ada juga beberapa Kabupaten yang mengalami penurunan mobilitas, untuk jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah terus bersinergi dan berkolaborasi dalam hal pendisiplinan atau Operasi Yustisi baik di jalan maupun tempat keramaian hingga di tingkat Kecamatan.

“Operasi Yustisi dengan masif bisa menekan mobilitas atau pergerakan hingga akar rumput. Penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir,” kata EG Pandia.

Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan

AKBP EG Pandia berpesan bahwa, akan lebih baik lagi jika Tiga Pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa,Kades) ditambah Tokoh Agama-Tokoh Masyarakat di desa bersama-sama mensosialisasikan PPKM Darurat ini. Jadi pergerakan bisa ditekan dari akar rumput.

“Tiga Pilar Plus untuk memberikan penjelasan informasi PPKM Darurat kepada warganya untuk tidak bergerak, untuk kurangi pergerakan. Kalau itu bisa dikunci pada level bawah maka kemungkinan itu akan bisa membantu (menekan) pergerakan itu dan memang nggak boleh bosen sosialisasinya,” pungkas EG Pandia. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru