Jelang Idul Adha, Penjual Kambing Mulai Bertebaran di Gresik

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik—Idul Adha jatuh pada 20 Juli 2021. Sejumlah penjual kambing mulai memamerkan kambing jualannya. Di beberapa lokasi di Kabupaten Gresik sejumlah penjual kambing mulai bertebaran.

[irp]

Baca juga: Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang

Salah satu peternak kambing dan domba di Desa Wotan Kecamatan Panceng, Didik Sihabul Milla mengatakan meski pandemi masih ada saja pembeli setiap harinya.

“Dua minggu ini sudah 30-an yang keluar. Ada 100 an yang siap jual. Intinya, ketika kambing kami jual kami belikan lagi dan diternakkan sesuai jenisnya,” katanya, Minggu (11/7/2021).

Di kandang milik Didik, ada ratusan kambing siap jual. Jenis Kambing Sapudi yang berasal dari Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep Madura menjadi favorit pembeli selain Fanroy dan Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook

“Jenis Sapudi yang paling dicari, ada pula pembeli beli yang jenis domba Garut,” tambahnya.

Didik yang juga mantan TKI ini bercerita, sejak 3,5 tahun lalu mulai beternak kambing. Selain hasilnya menggiurkan, ternyata kambing miliknya dipelihara modern tak perlu mencari rumput.

Agar bagus, dia melanjutkan beternak kambing itu tidak asal-asalan. Protein dan kebersihan kandang adalah yang utama. Pejantan dan indukan bahkan diberikan menu makanan berbeda.

Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta

Jika pejantan, gilingan rumput harus difermentasi terlebih dahulu selama 21 hari. Ini akan memberikan efek lebih bagus. Kemudian, kambing betina atau indukan diberikan protein dari campuran gilingan rumput dan jenis sayuran (Kangkung).

“Sengaja perlakuannya kami bedakan antara jantan dan indukan,” tutupnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru