KMP Yunicee Angkut 41 Penumpang dan 12 ABK Tenggelam di Selat Bali

klikjatim.com
Petugas kesehatan dari ASDP dan Basarnas merawat penumpang KMP Yunicee yang baru dievakuasi usai kapal ferry tersebut tenggelam di Selat Bali

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Kecelakaan kapal laut kembali terjadi di perairan Selat Bali. Kapal ferry Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Yunicee mengalami pecah lambung dan tenggelam di dekat Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

[irp]

Baca juga: Remaja 18 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro, Tim SAR Gabungan Sisir Aliran Sungai

Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Selasa, 29 Juni 2021 sekitar pukul 18.00 WIB. KMP Yunice diketahi berangkat dari pelabuhan Ketapang Banyuwagi menuju Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 17.12 WIB.

Kapal diketahui mengangkut 41 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK) kabarnya berhasil diselamatkan semua oleh kapal penolong dari ASDP, Basarnas, dan Satpolair serta perahu nelayan.

Menurut saksi mata, saat berlabuh dari Pelabuhan Ketapang kapal tidak mengalami kendala. Namun menjelang merapat ke pelabuhan Gilimanuk, KMP Yunicee terseret arus, pecah lambung lalu tenggelam.

Baca juga: Satu Korban Laka Laut Pantai Payangan Ditemukan Meninggal, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Sang Adik

Kapal penyeberangan antar pulau itu selain mengangkut penumpang, juga biasanya membawa kendaraan bermotor seperti truk, bus, mobil hingga motor.

Dari unggahan video Instagram @gilimanukkomunitas terlihat sejumlah orang berusaha menolong dengan melemparkan pelampung ke arah KMP Yunicee yang tenggelam.

Baca juga: Basarnas Trenggalek Kerahkan Personel Cari Warga Ngantru Yang Hilang di Kali Brantas

Sementara di sekitar KMP Yunicee yang miring 90 derajat dan separuh tenggelam terlihat sejumlah penumpang mengenakan pelampung berwarna oranye.

Sebagaimana diketahui ada dua kapal yang melakukan evakuasi KMP Yunicee yaitu KMP Sms Swakarya dan KMP Samudera Utama.Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti tenggelamnya KMP Yunicee. Sejumlah kalangan menduga karena ombak begitu besar di pesisir pantai. (ris)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru