KLIKJATIM.Com | Gresik - Kabupaten Gresik dinilai memiliki peluang bagus di sejumlah sektor seperti halnya potensi budidaya ikan bandeng dan kerajinan tenun. Selain itu, juga adanya Desa Devisa di Desa Wedani, Kec. Cerme yang dijadikan percontohan.
[irp]Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, nantinya gagasan tersebut akan diakomodir BUMDes sesuai dengan UU Cipta Kerja No. 11/2020 serta Peraturan Pemerintah No. 11/2021 juga Peraturan Mendes PDTT Nomor 3 Tahun 2021 sebagai percepatan ekonomi daerah.
"Harus ada segmentasi khusus, dukungan, serta pengemasan yang tepat agar eksekusinya lancar. Insya Allah, Desa Wedani ini bisa menjadi desa percontohan bukan hanya di Gresik tapi juga nasional," kata Emil, Sabtu (26/6/2021).
Selain itu, Emil juga menekankan pentingnya konektivitas antara desa satu dengan lainnya. Sebab, menurutnya desa dengan basis pariwisata dapat bersinergi dengan desa produksi.
"Jadi, jangan dipaksakan semua desa menjadi desa wisata. Jika tidak punya potensi alam ataupun scenery yang dapat dijual, maka bisa beralih ke produksi barang dan pangan. Nanti bisa bekerjasama dengan desa wisata untuk marketing-nya," jelasnya.
Sementara itu, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyebutkan, bahwa salah satu masalah yang kerap dihadapi masyarakat desa adalah kemiskinan.
Kendati demikian, persoalan kemiskinan di desa tak lebih tinggi dibanding kabupaten. Sebab level mikronya, kemiskinan di desa paling terbelakang pun hanya akan mencapai maksimal 30 persen dari total penduduknya.
"Bicara kemiskinan desa adalah bicara tentang kehadiran pemerintah sesuai dengan undang-undang yang mewajibkan kita memperlakukan desa sebagai subjek pembangunan. Jadi sebenarnya, desa mampu menyelesaikan masalah sendiri dengan baik. Yang harus kita lakukan adalah percaya," tandasnya. (rtn)
Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian
Baca juga: Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus, Naik TransJatim Cuma Bayar Rp 81
Editor : Redaksi