Baca juga: Razia Tempat Hiburan Malam, Polres Ponorogo Tak Temukan Pelanggaran
"Sekilas sih pada bagian kepala. Banyak memarnya, " ujar Iptu Gestik, Jumat (25/6/2021).
Dia menjelaskan jika dari pengakuan para pelaku memang melakukan pemukulan. Mereka memukul dengan tangan kosong secara bersama-sama.
Sementara dokter spesialis Forensik, dr Tutik Purwanti mengatakan temuan pemeriksaan luar ada beberapa luka. "Ada memar di kepala, lengan, tangan wajah, " katanya.
Lebih lanjut dr Tutik mengatakan bahwa ada pendarahan di rongga kepala sampai otak yang menyebabkan gagal nafas. Hal itu menyebabkan meninggal dunia.
"Untuk luka ada di seluruh badan bagian atasLengan, dada, leher dan kepala. Mekarnya karena kekerasan benda tumpul, " pungkas dr Tutik
Sebelumnya, Seorang santri berinisial M (15), asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan meninggal dunia, diduga setelah dianiaya senior dan teman sebayanya di asrama salah satu pondok pesantren (ponpes) di Ponorogo.
Baca juga: Polres Ponorogo Amankan Dua Buronan Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Gestik Ayudha mengatakan, awalnya korban dituduh mencuri uang Rp 100 ribu oleh temannya. (rtn)
Baca juga: Kado HUT RI, 115 Warga Binaan Lapas Ponorogo Dapat Remisi
Editor : Fauzy Ahmad