Desa Devisa Wedani Siap Sambut Mendes PDTT

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Warga Desa Wedani Kecamatan Cerme siap menyambut kedatangan Menteri Desa PDT Abdul Halim Iskandar dalam kegiatan bersama DPRD Gresik pada Sabtu 26 Juni mendatang

KLIKJATIM.Com | Gresik— Desa Wedani Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, baru-baru ini menjadi perbincangan. Pasalnya Desa itu berhasil mengekspor produknya berupa kerajinan tenun tradisional.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Hal itu memantik perhatian dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) untuk berkunjung. Dikabarkan, Mendes Halim akan berkunjung ke Wedani pada Sabtu (26/06/2021) lusa.

Kepala Desa Wedani Hadi Sanjaya menuturkan, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan bersama perangkat desa, BPD dan warga untuk menyabut Gus Halim.

"Beliau ingin melihat langsung produksi tenun tradisional Desa Kami yang baru-baru ini masuk pasar ekspor sehingga menghasilkan devisa bagi negara," tutur Hadi saat rapat di balaidesa dalam rangka persiapan penyambutan Mendes, Rabu (24/06/2021).

Acara yang diinisiasi DPRD Kabupaten Gresik itu akan bertujuan mendorong pengembangan ekonomi desa khususnya di sektor industri kecil menengah (IKM) desa.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Bukan tanpa alasan pak mendes berencana kemari, karena desa kami punya produk berorientasi ekspor berbasis IKM," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik Eko Rudi menyambut baik acara itu, harapannya bisa mendorong program pengembangan industri kecil menengah khususnya di Desa Wedani.

Baca juga: Razia Penegakan Perda di Gresik Kerap Bocor, DPRD Minta Operasi Gabungan Digelar Serentak

"Suatu hal yang luar biasa kalau pak menteri Desa kesini. Kami dari bea Cukai siap untuk mendampingi dan merumuskan pengembangan produk unggulan desa berorientasi ekspor," ujarnya.

Ekspor perdana sarung tenun Wedani sendiri tak lepas dari program pendampingan oleh Bea Cukai Gresik melalui klinik ekspor. "Program kami dari segi regulasi sampai kualitas, akhirnya kemarin dilepas oleh Ibu Wabup saat ekspor perdana," tuturnya. (rtn)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru