115 Anak di Blitar Terpapar Covid-19, Salah Satunya Meninggal Dunia

klikjatim.com
Ilustrasi Covid-19. (ist)

KLIKJATIM.Com I Blitar - Covid-19 tidak hanya menular kepada orang dewasa. Terbukti, selama pandemi Covid-19, 115 anak di Kabupaten Blitar terpapar Covid-19. Bahkan satu di antaranya meninggal dunia. Kasus meninggal dunia ini terjadi di Desa Slorok, Kecamatan Garum pada Februari 2021 lalu.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Eko Wahyudi mengungkapkan, dari 115 kasus tersebut, 99 di antaranya terjadi selama 2020. Sedangkan sisanya terjadi di tahun 2021.

"Sampai sekarang ada 115 kasus. Mudah-mudahan tidak bertambah," tuturnya, Rabu (23/6).

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Dia menuturkan, anak-anak yang terpapar Covid-19 ini memiliki rentang usia 0-11 tahun. Mereka rata-rata tertular dari orang terdekat atau keluarga sendiri. Namun ada juga yang kontak erat dengan orang lain di luar anggota keluarga.

Ditambahkan, dengan kondisi ini pihaknya meminta kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) tetap dilakukan. Meskipun imun atau kekebalan anak lebih kuat dibanding orang dewasa.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

"Kunci utama prokes harus tetap dilakukan. Baik di lingkungan rumah maupun di sekolah. Karena kenyataannya banyak anak-anak terpapar," tandasnya. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru