Klaster Nakes di Ponorogo Meluas, 7 Orang Puskesmas Babadan Positif Covid-19

klikjatim.com
IGD Puskesmas Babadan. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Klaster tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo meluas. Jika sebelumnya para nakes yang bertugas di Puskesmas Jambon, kali ini ada 7 nakes Puskesmas Babadan pun terpapar virus corona.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Bedanya kalau di Puskesmas Jambon imbas pembebasan pasung. Kalau di Puskesmas Babadan ini ada satu nakes yang awalnya bergejala," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, Rabu (16/6/2021). 

Kemudian dari 1 nakes yang bergejala dilakukan tes usap (swab). Hasilnya ternyata nakes tersebut terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Kami lakukan tracing. Ada 29 yang terkena tracing. Yang positif 6 nakes. Jadi total 7 nakes," katanya. 

Mereka semua yang ditracing juga diharuskan tetap menjalani isolasi mandiri. Tidak hanya yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun juga mereka yang hasilnya negatif. "Jadi ada 25 orang yang masih isolasi mandiri sampai sekarang. Yang ketahuan pertama itu tanggal 8 Juni. Kemudian selang hari ketahuan," urainya. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Karena itu, untuk pelayanan Puskesmas Babadan juga disesuaikan. IGD ditutup sementara waktu. Pun juga rawat inap tidak difungsikan. 

"Sama dengan Puskesmas Jambon. Hanya rawat jalan yang dibuka," pungkas pejabat yang juga Plt Kadinkes Ponorogo ini. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru