Panen Padi Demplot, Petani Nganjuk Banyak Pakai Pupuk Organik

klikjatim.com
Panen bersama

KLIKJATIM.Com I Nganjuk - Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menghadiri panen perdana program Padi Sehat Sistem Demplot (Demonstrasi Plot), Senin (14/06). Padi sehat dengan sistem Demplot) diperkenalkan oleh Kelompok Tani (Poktan) Sambi Makmur, Dusun Sambi Jajar, Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Panen perdana yang dihadiri Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Dandim 0810 Nganjuk Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, Sekda M Yasin, Kepala Dinas Pertanian, Plt Camat Loceret, Kades Loceret, dan para kelompok tani.

Plt Bupati Marhaen mengatakan, sistem demplot merupakan cara baik untuk mendapatkan jenis padi sehat yang diperkenalkan poktan, yaitu penanaman padi hingga panen tanpa bahan kimia.

"Saya ingin agar petani di Nganjuk bisa melaksanakan tanam padi sistem demplot," jelas Kang Marhaen.

Penanaman padi sehat sistem demplot bisa dijadikan contoh untuk desa-desa di Kabupaten Nganjuk, agar mengurangi pemakaian bahan kimia dan menghasilkan padi sehat. "Menuju Nganjuk sehat sudah menjadi cita-cita saya, dan ini harus kita wujudkan bersama-sama," harapnya.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Dijelaskannya bahwa penggunaan pupuk organik sebagai referensi pemerintah kepada petani, agar para petani tidak lagi menggunakan pupuk kimia. Terkadang petani juga disibukkan dengan mahalnya pupuk, termasuk kelangkaan pupuk yang sering ditemui.

"Saya meminta agar tinggalkan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik, maka akan mengurangi cost tinggi dan meningkatkan ekonomi petani," imbuhnya.

Penggunaan pupuk organik ini menurut Kang Marhaen, selain menyehatkan juga menguntungkan dari sisi ekonomi. Pupuk organik selain harga lebih murah, bisa juga diproduksi sendiri dengan kotoran ternak.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Ditambahkan, panen padi sehat kali ini masih dalam skala demplot, rencana ke depan akan dikembangkan di area kurang lebih 5 hektare kemudian akan berkembang hingga 25 hektare (padi sehat model unit).

"Saat ini masih sekala kecil, Saya sudah persiapkan nantinya untuk sekala yang lebuh luas lagi," pungkasnya. (*)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru