KLIKJATIM.Com | Gresik - Tiga calon penumpang kapal ke Bawean terpaksa gigit jari , karena tidak bisa pulang ke kampungnya. Minggu (13/6/2021). Ketiganya teridentifikasi positif COVID-19 dan lmasih satu keluarga, sehingga harus menjalani isolasi .
[irp]
Baca juga: Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Kepastian itu didapat usai dilakukan swab antigen saat antri di terminal keberangkatan kapal Pelabuhan Gresik tujuan Bawean. Ketiganya langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk menjalani isolasi.
Tes swab antigen tersebut dilakukan petugas gabungan Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Kesyabandaran. Swab dilakukan secara acak, menyasar 15 penumpang yang hendak ke Pulau Putri.
Kasat Polairud Polres Gresik AKP A Laksono mengatakan, pengecekan protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan sebelum kapal berlayar ke Bawean. “Ketiganya warga Sangkapura dan masih mempunyai hubungan keluarga,” ungkapnya, Minggu
Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
Dari 15 orang yang di swab, tiga diantaranya dinyatakan positif COVID-19. Mereka langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani isolasi.
Kegiatan ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang dimungkinkan terbawa oleh seseorang. Juga mencegah cluster baru.
Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
Pihaknya menghimbau, masyarakat menerapkan prokes dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
“Sukseskan program vaksinasi, disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencipatkan herd immunity, Optimis pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar