KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Pekerjaan sejumlah proyek drainase di Kabupaten Pasuruan tidak maksimal. Bahkan temuan Komisi III DPRD Pasuruan saat menggelar inspeksi mendadak (sidak), ada pekerjaan yang diduga asal-asalan.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Hermadi mengatakan, pihaknya telah meninjau dua lokasi proyek drainase di Kelurahan Kresikan, Kecamatan Bangil dan Wonorejo. Hasilnya, ada dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.
[irp]
"Misalnya pekerjaan drainase yang berada di Kelurahan Kresikan, Kecamatan Bangil. Pada pasangan u-dicth, samping-sampingnya tidak diurug dengan sirtu," ungkap Hermadi, Jumat (13/12/2019).
Selain itu, kedalaman galian u-dicth juga kurang. "Dalam tahap pekerjaan seperti ini harus diawasi agar tidak asal-asalan," lanjutnya.
Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan
Politisi partai Hanura ini meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Pasuruan memberikan teguran keras kepada kontraktor.
[irp]
Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160
Kepala DPU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka berjanji akan menindaklanjuti temuan wakil rakyat tersebut. Nanti akan dikroscek melalui pejabat pembuat komitmen untuk menegur kontraktornya.
"Kalau memang tidak sesuai spesifikasi ya kita bongkar," tegasnya. (dik/roh)
Editor : Redaksi