KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Pekerjaan sejumlah proyek drainase di Kabupaten Pasuruan tidak maksimal. Bahkan temuan Komisi III DPRD Pasuruan saat menggelar inspeksi mendadak (sidak), ada pekerjaan yang diduga asal-asalan.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Hermadi mengatakan, pihaknya telah meninjau dua lokasi proyek drainase di Kelurahan Kresikan, Kecamatan Bangil dan Wonorejo. Hasilnya, ada dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.
Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed
[irp]
"Misalnya pekerjaan drainase yang berada di Kelurahan Kresikan, Kecamatan Bangil. Pada pasangan u-dicth, samping-sampingnya tidak diurug dengan sirtu," ungkap Hermadi, Jumat (13/12/2019).
Selain itu, kedalaman galian u-dicth juga kurang. "Dalam tahap pekerjaan seperti ini harus diawasi agar tidak asal-asalan," lanjutnya.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan
Politisi partai Hanura ini meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Pasuruan memberikan teguran keras kepada kontraktor.
[irp]
Kepala DPU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka berjanji akan menindaklanjuti temuan wakil rakyat tersebut. Nanti akan dikroscek melalui pejabat pembuat komitmen untuk menegur kontraktornya.
"Kalau memang tidak sesuai spesifikasi ya kita bongkar," tegasnya. (dik/roh)
Editor : Redaksi