KLIKJATIM.Com | Gresik - Upaya untuk mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa dilakukan banyak pihak. Termasuk peran dari perusahaan, seperti PT Petrokimia Gresik (PG) yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero).
Misalnya dengan cara menyalurkan program pinjaman modal kerja. Tak tanggung-tanggung, PG selaku perusahaan solusi agroindustri sudah menganggarkan senilai Rp 7,246 miliar.
Baca juga: Pertahankan TOP CSR #Star 5 Selama Lima Tahun, Petrokimia Gresik Borong Penghargaan Nasional
Pinjaman ini disalurkan kepada 53 Mitra Binaan (MB) dengan total anggota 300 orang. Mereka tersebar di Kabupaten Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Magetan, Tuban, Malang, Blitar, dan Ponorogo.
[irp]
Bukti keseriusan perusahaan direalisasikan melalui penandatanganan bersama, pada September lalu. Di antaranya dengan mitra binaan di bidang usaha industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
Manager CSR PG, Lukman Harun mengungkapkan, penyaluran pinjaman modal kerja merupakan salah satu kewajiban PG. Khususnya dalam melaksanakan program kemitraan dan bina lingkungan, sesuai Peraturan Menteri (Permen) BUMN yang berlaku.
"Dan selama ini PG konsisten menyalurkan pinjaman modal kerja kepada pelaku UMKM di berbagai bidang usaha," terangnya.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Selain itu, PG juga melakukan pembinaan. Mulai dari pelatihan, pendidikan hingga terkait promosi dan pameran agar usaha mitra binaan bisa berjalan dengan baik, berkembang, serta menjadi mandiri.
Kata Lukman, penyaluran pinjaman modal kerja dalam program kemitraan ini merupakan kontribusi PG, terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama bagi para mitra binaan.
[irp]
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
“Kami berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pinjaman modal kerja ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peruntukannya. Yaitu meningkatkan dan mengembangkan usahanya masing-masing,” paparnya.
Sementara itu, Manager Penjualan Produk Pengembangan (P3), Arief Wahyutomo menambahkan, bahwa PG telah bertransformasi menuju perusahaan solusi agroindustri. "Untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, PG kini bertransformasi," ujarnya.
Selain menghasilkan berbagai macam pupuk, PG juga memiliki produk-produk pengembangan yang dapat memperlancar dan meningkatkan hasil usaha para MB. Antara lain probiotik Petrofeed untuk mitra binaan ternak sapi, Petrofish di bidang perikanan, Petro Hi-Corn, Biofertil, Petro Chili untuk bidang perkebunan. (nul/roh)
Editor : Redaksi