Kalangan Milenial Minati Rumah Tapak Bebas PPN di Grand Pakuwon

klikjatim.com
Dari kiri Sutandi Purnomosidi, Tien Sulistyowati dan Hario Utomo saat meninjau rumah contoh tipe Walden di Cluster Queensland, Grand Pakuwon Surabaya

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Konsumen segmen milienial dan keluarga kecil antusias dengan tawaran rumah tapak 2 lantai di Grand Pakuwon, Surabaya Barat. Hingga kini sedikitnya 200 unit rumah yang telah dibangun diminati oleh segmen ini.

[irp]

Baca juga: Dukung Program Presiden, Wabup Alif Resmikan SPPG GMMS yang Diberdayakan Relawan Lokal

Head of Marketing Pakuwon Group, Hario Utomo mengatakan, saat ini pihaknya mengembangkan 200 unit rumah tipe Walden di cluster Queensland dengan dua pilihan rumah dua lantai luas 4x12 meter persegi dan 5x12 meter persegi.

"Dari 200 unit yang kita bangun dan pasarkan, tinggal tersisa 30 unit Saat ini harga yang ditawarkan Rp 1,3 miliar dengan adanya free PPN, harga tinggal Rp 1,1 miliar," kata Hario di Grand Pakuwon Surabaya.

Dikatakan, dengan tawaran bebas PPN yang masih berlaku hingga 31 Agustus 2021 mendatang, pihaknya optimistis sisa 30 persen tersebut akan segera habis. "Selama ini segmen yang kami bidik kaum milenial dan keluarga muda. Dan mereka banyak yang memanfaatkan kesempatan stimulus PPN ini, apalagi ada tanbahan free BPHTB dan vacuum robot hanya untuk 5 unit. Jadi inilah kesempatan langka," ujar Hario.

Mengingat tingginya permintaan terhadap rumah tersebut, pihaknya juga akan kembali membangun sebanyak 250 unit runah dua lantai dengan luas yang sama plus ada pilihan luas 6x12 meter persegi.

Baca juga: Jaga Stok Darah Awal Tahun, Ratusan Karyawan KEK JIIPE Gresik Gelar Aksi Donor Darah

Sementara itu Marketing Director Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi menilai, membaiknya pasar properti pada semester pertama tahun ini karena didorong adanya stimulus free PPN dari pemerintah. Sehingga masyarakat semakin banyak yang tertarik membeli properti.

"Masyarakat banyak yang memanfaatkan free PPN. Karena belum tentu nanti ada lagi. Waktunya juga terbatas sampai Agustus saja," kata Sutandi.

Dikatakannya, masyarakat yang membeli properti juga bukan dari kalangan enduser saja, namun banyak juga dari investor yang juga ikut bermain. Sehingga rumah yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp 2 miliar menjadi incaran utama.

Baca juga: Konvoi Bawa Sajam dan Resahkan Warga, 20 Oknum Pendekar di Sidoarjo Diringkus Polisi

"Penjualan kami pada Maret kenaikannya double. Target Rp 140 miliar, dapatnya Rp 300 miliar. Demikian juga pada April dan Mei, penjualan kami 25-30 persen di atas target," tambahnya.

Sebab itu, dia yakin trend membaiknya pasar properti diharapkan akan bertahan hingga akhir tahun nanti. Hal ini juga ditopang perbankan yang memberikan kemudahan KPR dengan bunga ringan sehingga semakin menarik konsumen untuk membeli.

Grand Pakuwon sendiri memiliki lokasi yang sangat strategis. Didukung akses jalanan menuju Grand Pakuwon yang 4 lajur membuat kawasan ini dekat ke mana-mana. Hanya 5 menit menuju pintu tol, 15 menit menuju ke Pakuwon Mall, 25 menit menuju pusat kota Tunjungan Plaza. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru