Begini Cara Pengelola Wisata Pasir Putih Dalegan Menjaga Protokol Kesehatan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Pengunjung pantai

KLIKJATIM.Com | Gresik — Meski banyak muncul tempat wisata baru, spot wisata pasir putih Dalegan yang berada di Kecamatan Panceng, tetap menjadi rujukan para wisatawan dalam mengisi waktu libur akhir pekan, Sabtu (29/05/2021). Hal ini tak lepas dari upaya pengelolanya yang disiplin menerapkan protokol kesehatan, wisatawan tak ragu datang.

[irp]

Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN

Pengunjung yang datang terlihat sudah mulai sadar diri mengenakan masker sesuai protokol kesehatan, dalam rangka mencegah penularan penyebaran Covid-19. Mulai dari pintu masuk, para pengunjung diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

Pengelola wisata tidak hentinya terus mengingatkan kepada para pengunjung akan pentingnya protokol kesehatan. Keliling bibir pantai menggunakan pengeras suara.

Seorang pengelola wisata pasir putih Dalegan, Afanul Latief mengaku pihaknya terus ingatkan kepada para pengunjung mengenai pentingnya protokol kesehatan.

Bahkan sebelum kembali dibuka, pantai pasir putih Dalegan bersama dengan wahana wisata lain yang ada di Gresik sempat tutup selama dua hari.

Penutupan itu terjadi pada H+7 lebaran, sesuai himbauan dari pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 pada masa libur lebaran.

Pihak pengelola, juga sempat 'disambati' oleh para pedagang yang berada di sana terkait merosotnya pendapatan mereka sejak pandemi Covid-19 melanda.

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

"Pada saat tutup selama dua hari itu biasanya puncak kunjungan orang ke tempat wisata. Sebab biasanya sehari itu kami dapat pemasukan kotor Rp300 juta saat libur lebaran. Para pedagang makanan di wisata juga terdampak," bebernya.

Guna meringankan beban para pedagang, pihak pengelola lantas membuat kebijakan untuk menggratiskan sewa stan selama enam bulan bagi para pedagang yang ada di sana.

"Para pengunjung kami buat bergantian. Kalau memang sudah terlihat cukup, maka pengunjung yang baru datang kami stop dulu tidak boleh masuk," katanya.

Pengelola hanya memperbolehkan 750 wisatawan berkunjung, dari 5.000 orang sesuai kapasitas tampung yang dimiliki wisata pasir putih Dalegan.

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Hadiyanto, pengunjung asal Kebomas, Gresik mengaku ingin melepas penat. Pria berusia 39 tahun ini tidak keberatan dengan penerapan protokol kesehatan ketat di lokasi wisata.

"Seharusnya begini untuk menghindari Covid-19. Ini juga demi kesehatan diri sendiri dan keluarga. Kasihan kalau ditutup gara-gara tidak menerapkan protokol kesehatan. Kami yang berlibur juga ingin tenang dan senang," ungkapnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru