KLIKJATIM.Com | Surabaya—Kalangan millenial di Jatim mengecam pesta ultah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sekretaris Daerah (sekda) Jatim Heru Thahjono dinilai yang paling bertanggungjawab dalam kegiatan yang tanpa mengindahkan protkol kesehatan (prokes) ini.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
“Sekda Pemprov Jatim perlu mempertanggung jawabkan hal tersebut secara hukum, bahkan sosial sebagai inisiator agenda tersebut,” kata koordinator Millenial Peduli Jatim (MPJ), Fajar, Selasa (25/5/2021).
Fajar mengatakan, pejabat di Pemprov Jatim hendaknya memberikan contoh dan edukasi yang baik bagi masyarakat. Dengan adanya pesta ultah tersebut, kata Fajar, muncul kesan pemerintah melanggar aturan yang dibuat sendiri.
“Kami minta para pejabat di Pemprov Jatim dan perangkatnya memberikan contoh yang baik dan edukasi, bukan malah melanggar peraturan sendiri,” ujarnya.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Ramai diberitakan sebelumnya, Pemprov Jatim menggelar perayaan ulang tahun Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di rumah dinas, Rabu (19/5/2021) malam.
Acara perayaan ultah ini diinisiasi oleh bawahan di lingkung Pemprov Jatim sebagai kejutan kepada sang gubernur. Sejumlah pejabat juga hadir dalam perayaan ultah tersebut.
“Gubernur tidak tahu menahu terkait pelaksanan agenda ini, karena ini memang agenda kejutan untuk gubernur di hari ulang tahunnya,” ungkap Sekda Pemprov Jatim, Heru Tjahjono.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Heru menyangkal kegiatan tersebut dianggap melanggar prosedur protokol covid-19. “Acara ini dilaksanakan sesuai prosedur prokes yang berlaku dan kami sudah melakukan swab secara rutin. Semua pihak sudah pasti mengetahui bahwa Pemprov Jatim rutin melakukan swab termasuk kemarin sebelum acara dilaksanakan,” tambahnya lugas.
Pihaknya juga menambahkan bahwa jumlah yang hadir hanya puluhan orang, jauh dari kapasitas ruangan yang dipakai, bisa menampung ribuan orang. (mkr)
Editor : Redaksi