Pascalebaran, Kluster Kebonsari Malang Muncul dengan 10 Orang Terpapar

klikjatim.com
Ilustrasi : waspada virus corona. (ist/kompas.com)

KLIKJATIM.Com I Malang - Kasus Covid-19 di Kota Malang kembali meningkat usai ditemukan klaster keluarga di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Tercatat, sebanyak 10 warga Kelurahan Kebonsari telah terpapar Covid-19 secara beruntun.

[irp]

Ketua RT 06/04, Agung Harianto mengatakan, kasus pertama ditemukan pada N (83), warga yang telah meninggal dengan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 14 Mei 2021 atau H+1 lebaran.

“Sebelumnya sudah dari rumah sakit. Jadi di sini tidak ada hari raya, lockdown kasarannya dan tidak kunjungan ke rumah rumah,” kata dia. Senin (24/5).

”Beliau sering di rumah gak pernah kemana mana, tapi beliau sering ke RSSA untuk cek jantung. Pas balik rumah sakit itu tiba tiba ada kabar dia positif, lalu meninggal pas hari raya itu,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Kota Malang, Nur Azmi menyampaikan, istri N memang lebih sering melakukan mobilitas keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Dia menduga, istri N telah terpapar Covid-19 terlebih dahulu yang kemudian menularkan ke N. Selanjutnya, satu keluarga yang berisi 6 orang turut terpapar Covid-19 dan juga menular ke keluarga lain secara beruntun hingga totalnya ada 10 warga.

”Bahkan ada 1 orang, anak kecil masih 7 tahun terkonfirmasi positif. Diduga tertular dari isolasi mandiri. Saat ini, beberapa masih dirawat di Safe House, dan sudah ada yang pulang juga,” imbuhnya.

Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe yang juga sebagai Koordinator Tim Penyemprotan Disinfektan BPBD Kota Malang menuturkan, PPKM Mikro di wilayah tersebut tidak berjalan dengan baik.

Selain itu, dalam kasus tersebut tidak ada laporan resmi dari Camat, Lurah maupun RT/RW setempat. Dia mengaku bergerak melakukan penyemprotan disinfektan di daerah tersebut atas laporan dari warga.

”Jadi sampai sekarang itu tidak tahu kasus ini ketahuan mulai kapan, di-lockdown apa tidak sejak kapan belum terkonfirmasi jelas,” pungkasnya. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru