KLIKJATIM.Com | Malang - Puluhan musyrifah atau pengawas santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Arrohmah Putri Internasional, Kabupaten Malang berhamburan keluar gedung saat terjadi gempa Blitar magnitudo 6,2.
[irp]
Salah seorang pengawas, Umi Khoiroyah mengungkapkan, saat itu dirinya tengah tertidur di kamar pondok di lantai 4. Saat terjadi gempa, tiba-tiba para penghuni kamar berhamburan keluar dan turun ke lantai dasar untuk menyelamatkan diri.
"Aku tuh tidur keadaannya. Habis itu, ternyata tiba-tiba teman-teman ngerasakan gempa. Aku bangun, masih pakai baju tidur. Intinya enggak lengkaplah," ungkap Umi kepada klikjatim.com, Jumat (21/5/2021) malam.
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil
Namun beruntung, tidak ada korban dan kerusakan akibat gempa tersebut. Hanya saja, saat gempa berlangsung benda-benda di sekitar pondok saling berjatuhan.
"Aku keluar sampai pintu (kamar) sudah ada (barang) yang jatuh. Terus aku turun sampai bawah," tuturnya.
Seperti diketahui, gempa bumi kembali mengguncang Jatim bagian selatan pada Jumat (21/5/2021) malam sekitar pukul 19.10 WIB. Gempa Magnitudo 6.2 ini berada di laut selatan Jawa kedalaman 110 KM tenggara, Kabupaten Blitar. (nul)
Editor : Redaksi