KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Tidak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto masuk dinas pada hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini terungkap saat Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, Senin (17/5/2021).
[irp]
Baca juga: Hadiri Mukerda MUI Jatim di Grahadi, Khofifah Soroti Pentingnya Sanad Keilmuan di Ruang Digital
Antara lainnya menyasar sejumlah kantor pelayanan publik seperti RSUD Wahidin Soedito Husodo, mal pelayanan publik Graha Mojokerto Service City (GMSC), dan sejumlah kantor dinas yang lain. Mereka yang kedapatan tidak masuk kerja dengan berbagai alasan.
Selain tidak masuk kerja, Wali Kota juga menemukan beberapa pegawai yang terlambat. Temuan ini diketahui di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Mojokerto.
"Tadi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ada yang tidak masuk tujuh orang. Tapi setelah saya cek ternyata ada yang sedang ikuti latsar (pelatihan dasar), ada yang tugas belajar dan ada yang telat," kata Ika Puspitasari seperti yang dikutip www.medcom.id.
Dijelaskan, tujuannya sidak untuk memastikan kehadiran para pegawai Pemkot Mojokerto pasca libur hari raya Idul Fitri. Terutama di tempat-tempat pelayanan publik.
"Alhamdulillah mayoritas sudah aktif kembali," lanjutnya.
Baca juga: INKA Ekspor Lagi 2 Unit Lokomotif ke Australia, Sinergi BUMN Tembus Pasar Global
Selanjutnya laporan kehadiran pada hari pertama masuk kerja ini akan disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Adapun laporan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Mereka yang melanggar ketentuan akan diberi peringatan dari pimpinan masing-masing," tutur Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto, M. Imron. (nul)
Editor : Redaksi