Anak ART Diduga Korban Kekerasan Dibawa ke PPSAB Jatim

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Anak dari EAS, ART yang diduga korban penganiayaan telah berada di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) milik Dinas Sosial Jatim yang berada di Sidoarjo.

[irp]

Baca juga: Kloter 67 dan 68 Tiba Besok, Keluarga Penjemput Jemaah Haji Sampang Dibatasi Dua Orang

Anak perempuan berinisial A usia 10 tahun tersebut didatangi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama tim dari Dinas Sosial Surabaya. Armuji langsung mendatangi anak tersebut dengan mbawakan boneka dan makanan.

Armuji mengatakan, kondisi anak tersebut sehat wal afiat, anak tersebut merasa nyaman dan enjoy karena di sini tempat isolasi menempatkan anak yang mempunyai problem.

"Kita tau bahwa anaknya di sini, makanya kita langsung datangi ke sini untuk mengetahui kondisi anak ini," kata Armuji, Minggu (9/5/2021).

Untuk kedepannya, lanjut Armuji, akan ditemukan anak dengan ibunya apabila kondisi ibunya sudah sembuh, dan Pemerintah Kota Surabaya akan memberikan perlindungan.

Baca juga: Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sorong, Produksi Capai 623 Barel per Hari

"Nanti kalau sudah sembuh akan diketemukan, kalaupun perlu pendampingan, Pemerintah Kota Surabaya akan memberikan perlindungan," terangnya.

Sementara itu, PLT Kepala UPT PPSAB, Lestari Indriyani mengatakan, anak tersebut tiba di PPSAB Sabtu malam jam 22:00, sementara dititipkan di PPSAB sembari menunggu Ibunya sembuh.

"Kemarin sekitar jam 22.00 WIB, karena ibunya di rumah sakit, sementara anak ini dititipkan di sini," jelasnya.

Baca juga: Dekatkan Skutik Premium ke Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar PCX160 Gen-Z School Movement di SMAN 7 Malang

Ia juga mengungkapkan bakal ada pendampingan psikolog untuk anak tersebut, dan ia berharap EAS segera sembuh supaya bisa kembali ikut dengan anaknya.

"Psikolognya dan pendampingannya anak tersebut ada semua, InsyaAllah anak tersebut aman di sini dan ibunya segera sembuh," pungkasnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru