KLIKJATIM.Com I Jombang - Siswa MI berinisial MSR (12), asal Dusun/Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang luka-luka. Tangan anak tersebut hancur, ketika mercon meledak di tangannya sendiri saat berada di area persawahan sekitar rumahnya.
[irp]
Baca juga: Dendam Lama Berujung Tragedi Berdarah, Pria di Sampang Tega Sabet Paman dan Adik Kandung
Kapolsek Tembelang, Iptu Radyati Putri Pradini membenarkan kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi-saksi yang juga teman-teman korban, kejadian itu bermula ketika bocah ini mengajak ketiga teman dekatnya, ARM (12), AK (11) dan MIS (11) tetangga korban, sepulang kegiatan Pondok Ramadan di MI Nizomiyah desa setempat sekitar pukul 06.00 WIB.
“Bersama ketiga temannya korban sudah berniat bermain bersama pada pukul 09.00 WIB. Di situlah MSR langsung duluan pergi membeli petasan di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh, dan kemudian kembali berkumpul dengan temannya sekira jam 10.00 WIB di lokasi area persawah di jalan dusun Ngreco, Desa Sentul untuk menyulut petasan,” kata Iptu Radyati Putri Pradini, Minggu (2/5) sore.
Lokasi persawahan itulah, keempat anak tersebut sudah menyalakan kedua petasan. Namun ada satu petasan yang dikira tidak menyala alias busung, sehingga temannya mengajak pulang.
Baca juga: Kecamatan Kota Belum Terkejar, Perebutan Juara Umum Porkab Bojonegoro Masih Panas
“Ketika ketiga saksi sudah mengajak pulang, sekira 100 meter sudah berjalan di lokasi sawah, anak-anak mendengar ledakan petasan, dan ternyata ketika melihat kebelakang korban masih berada di lokasi mengalami luka robek di tangannya,” imbuhnya.
Beruntung bersamaan itu saudara saksi melintas dan kemudian korban dibawa ke rumahnya dan selanjutnya di larian ke Rumah Sakit Al Aziz Tembelang dan korban akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang.
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
“Kini korban sudah menjalani perawatan di RSUD Jombang. Kita mengimbau agar para orang tua harus menjaga putranya jika bermain petasan. Untuk penjual petasan kita masih berkoordinasi dengan reserse (Mapolsek Tembelang dan Polres Jombang), karena kita masih belum tahu dimana lokasi penjual petasan tersebut,” tutup Iptu Radyati. (*)
Editor : Tsabit Mantovani