Identitas Mayat di JLS Ternyata Kelahiran Malang, Polisi Temukan Indikasi Kasus Pembunuhan

klikjatim.com
Mayat di JLS saat dievakuasi ke ambulance. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Identitas mayat yang ditemukan membusuk di pinggir Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, akhirnya terungkap. Sesuai hasil penyelidikan polisi, mayat tersebut diketahui bernama Sait Lupriadi (45), warga Blok Kamis Majalengka dan memiliki keluarga di Malang yang merupakan daerah kelahirannya.

[irp]

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, pengungkapan terhadap identitas mayat tersebut diketahui melalui sidik jari atau Automatic Finger Print Identification System. "Identitas korban ini sudah bisa diungkap melalui scan yang kita miliki, identitas korban bisa kita kenali, pihak keluarga juga sudah kita beritahu," ujar Iptu Trisakti.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Pihak kepolisian juga sudah menghubungi keluarganya dan menyerahkan mayat tersebut, usai otopsi yang dilakukan pada Kamis (29/4/2021) kemarin. "Penyerahan sudah dilakukan setelah otopsi kemarin, kita serahkan kepada keluarga yang ada di Malang untuk dimakamkan," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto menerangkan, bahwa dari hasil otopsi memang diketahui ada indikasi mayat yang ditemukan di JLS pada Selasa (27/4/2021) lalu tersebut adalah korban pembunuhan. “Ada indikasi (pembunuhan),” ungkap Kapolres saat dikonfirmasi.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Namun pihaknya belum bisa menjelaskan dengan rinci, luka apa saja yang ditemukan di tubuh korban. Termasuk jenis luka yang mengakibatakan korban sampai meninggal dunia. "Nah itu yang belum bisa dipastikan, nanti ya," imbuh Handono usai mengikuti kegiatan Nuzulul Quran di Pendopo. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru