Peduli Pendidikan, SIG Bantu Pembangunan Ponpes Tahfidz Alquran di Mojokerto

klikjatim.com
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (paling kanan) bersama Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah Misbahul Huda (kedua dari kiri) meninjau lokasi pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Ibnu Mas'ud. (ist)

KLIKJATIM.Com | Mojokerto – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Peduli terus menunjukkan kepeduliannya. Kali ini SIG telah membantu dengan memberikan bantuan senilai Rp 225 Juta untuk Pembangunan dan Pengadaan Sarana Prasarana Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Mas'ud, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya kepada Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah (YBSM), Misbahul Huda. Proses penyerahan berlangsung secara simbolis di lokasi pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Mas'ud, Selasa (20/4/2021).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap pendidikan dalam membentuk generasi muda yang Qurani. Ponpes ini diharapkan bisa mencetak para penghafal Al-Qur’an yang mumpuni dan berjiwa leadership tinggi.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

“Menjadi kebanggan bagi kami karena bisa berkontribusi dalam pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an ini. Sungguh niat baik, dan ini sejalan dengan visi perusahaan maupun Kementerian BUMN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” jelas Edy Saraya.

Edy pun menyampaikan, kurikulum pendidikan di Ponpes bermuara pada penciptaan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing tinggi. Bukan hanya dari sisi skill, tapi juga menyangkut nilai-nilai dasar kemanusian.

Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160

Sementara itu, Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah, Misbahul Huda mengatakan, jumlah Ponpes Tahfidz Al-Qur’an sudah banyak. Namun yang diajarkan di Ponpes Ibnu Mas'ud sedikit berbeda. Santri tidak hanya dibentuk menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga dibekali dengan wawasan leadership dan entrepreneurship.

“Sehingga nanti kalau mereka lulus tidak harus kembali ke pondok menjadi pengajar. Terima kasih atas bantuan dari SIG, semoga bermanfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar,” ujar Misbahul Huda. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru