KLIKJATIM.com | Tulungagung - Pengguna jalan di simpang kereta kelurahan Kenayan Kecamatan /Kabupaten Tulungagug digegerkan aksi nekat perempuan tanpa identitas, pada Rabu (14/04/2021) sore kemarin. Pasalnya perempuan dengan celana jeans, berkaos dan menggunakan topi dan masker ini nekat berlari ke arah kereta api yang sedang melintas.
[irp]Baca juga: DPRD Bojonegoro Tunda Pertemuan Dengan Kades Terkait Permasalahan di Desa Sumuraggung
Beruntung dua sukarelawan pengatur lalu lintas atau dikenal dengan sebutan 'Pak Oga" yang sedang ada di lokasi, menghentikan aksi perempuan tersebut.
Kemudian tak berselang lama seorang anggota Satpol PP yang melintas juga ikut mengamankan perempuan tersebut. Video penggalan aksi bunuh diri tersebut viral dan menyebar melalui whatsapp group.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kabid Trantibum Satpol PP Tulungagung, Yulius RI membenarkan pria berseragam Satpol PP di video tersebut adalah anggotanya.
"Benar memang itu anggota Satpol PP Tulungagung, yang kemarin kebagian piket sore sekitar jam 16.00 kejadiannya itu," ujarnya.
Anggotanya yang nampak dalam video tersebut, tidak sedang bertugas patroli, melainkan bertugas untuk mengantarkan konsumsi bagi anggota lain di Pos Pengamanan Tapan.
Mengetahui dua orang laki laki yang memegang seorang perempuan, kemudian anggotanya berinisiatif melerainya.
Namun setelah mengetahui jika perempuan muda tersebut hendak menabrakkan diri ke kereta, anggotanya langsung mengajak yang bersangkutan menjauh dari perlintasan.
"Kebetulan lagi naik sepeda motor, lalu berhenti dan mendatangi ketiga orang ini, setelah tau mau bunuh diri akhirnya langsung diajak menjauh dari rel,"terangnya.
Tidak ada identitas yang disebutkan oleh perempuan tersebut,yang bersangkutan terus terusan menangis dan mengaku sedang menghadapi masalah keluarga. "Ya nangis nangis terus bilangnya ada masalah keluarga, wes gtu terus,"ucap Yulius.
Masih menurut Yulius, setelah kereta berlalu,kemudian anggotanya berpesan kepada yang bersangkutan dan memberikan bantuan uang saku seadanya.
"Setelah itu ya langsung pergi meninggalkan petugas, kita juga bingung ndak nanya identitas karena sedang ada tugas lain untuk mengantarkan konsumsi tadi," pungkasnya. (ris)
Baca juga: Ketua RAPI Tulungagung Meninggal Dunia saat Perbaiki Repeater di Puncak Gunung
Baca juga: Terpapar Dari Orang Tuanya, Siswa SD Negeri Tulungagung Terkonfirmasi Covid-19
Editor : Iman