KLIKJATIM.Com | Madiun—Akibat diguyur hujan deras, empat desa di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun terendam banjir. Selain merendam rumah warga, banjir juga sempat merendam jalan nasional hingga menyebabkan kemacetan.
[irp]
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Hujan deras mengguyur di wilayah Madiun sejak Rabu (14/4/2021) petang hingga malam. Empat desa yang terendam banjir itu Desa Sukorejo, Sidorejo, Sugihwaras dan Bajulan. Bahkan, ketinggian air di desa tersebut mencapai 70 centimeter.
Jalan nasional Surabaya-Madiun juga terendam hingga menyebabkan kemacetan sepanjang lima kilometer. Kemacetan terjadi mulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari arus lalu lintas baru normal kembali.
Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
"Memang tadi malam banjir ada yang merendam wilayah Kabupaten Madiun. Termasuk di jalan nasional," ujar Bupati Madiun, Ahmad Dawami, Kamis, (15/4/2021).
Terkait banjir yang menggenangi empat desa di Kecamatan Sradan, Dawami mengaku akan berkoordinasi dengan Perhutani. Pihaknya siap melakukan perbaikan jika memang ada yang perlu diperbaiki di kawasan hutan.
“Sungai ini melewati kawasan Perhutani. Jadi akan kita komunikasikan dengan Perhutani. Sehingga akan diupayakan mana-mana saja yang perlu diberi treatment,” pungkasnya. (mkr)
Editor : Fauzy Ahmad