Setelah 5 Tahun Direncakan, Jembatan Kare Bojonegoro Akhirnya Mulai Dibangun

klikjatim.com
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Kare. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Setelah sekian lama ditunggu warga, pembangunan Jembatan Kare (Kanor-Rengel) akhirnya mulai dibangun. Jumat (9/4/2021) pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

[irp]

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

Jembetan Kare ini akan menghubungkan Kecamatan Kanor, Bojonegoro dengan Kecamatan Rengel, Tuban. Jembatan ini dibangun di atas Bengawan Solo dengan panjang bentang 210 meter. Lebar jembatan 7 meter di tambah masing sisi kanan dan kiri 1 meter. Jembatan ini dibangun dengan menggunakan APBD Bojonegoro tahun 2021 senilai Rp 88,6 miliar.

“Dengan pembangunan jembatan ini harapannya bisa menumbuhkan perekonomian warga sekitar dan Kabupaten Bojonegoro serta Tuban pada umumnya,” kata Anna Muawanah saat peletakan batu pertama di lokasi pembangunan Jembatan Kare.

Anna mengatakan, pembangunan Jembatan Kare ini telah direncakan sejak lima tahun yang lalu. Di masa kepemimpinannya ini, dia langsung tancap gas melakukan komunikasi dengan Pemkab Tuban dan Pemprov Jatim terkait pembangunan jembatan ini setahun setelah dirinya menjabat pada 2019 lalu.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

“Setelah dibangun komunikasi semuanya mendukung. Pemkab Tuban juga mendukung dengan menghibahkan tanah dan mendukung perizinannya,” terang Anna.

Dengan Jembatan Kare ini, Anna berharap, pertumubuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro juga meningkat. Sebab, mobilitas dan akses transportasi akan lebih mudah dan jarak tempuhnya semakin pendek.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Kare ini,” ucapnya.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga, Retno Wulandari mengatakan, Jembatan Kare dibangun terdiri dari 5 bentang. Rangka jembatan ditopang dengan baja tipe A. Sementara konstruksi abutment menggunakan beton bertulang dan pondasi tiang pancang.

“Panjang bentang 1 dari tumpuan ke tumpuan sepanjang 20 meter. Lalu, panjang bentang 2 dari tumpuan ke tumpuan sepanjang 55 meter. Panjang bentang 3 dari tumpuan ke tumpuan 60 meter. Panjang bentang 4 dari tumpuan ke tumpuan sepanjang 55 meter. Total bentang sepanjang 210 meter,” ujarnya. (adv/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru