KLIKJATIM.com | Tulungagung - Laporan keberadaan Harimau di lereng gunung wilis, yang ditemukan warga kecamatan Sendang pada bulan November 2020 lalu ditindak lanjuti Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Tim BKSDA memasang 7 kamera pengintai di lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi kemunculan Harimau.
[irp]
Baca juga: Ketua RAPI Tulungagung Meninggal Dunia saat Perbaiki Repeater di Puncak Gunung
Ada 3 kamera di pasang di desa Nyawangan dan 4 kamera dipasang di desa Nglurup Sendang, pada pertengahan Januari 2021. Ketua Resort BKSDA RKW 02 Blitar, Joko Dwiyono mengatakan, pemantauan terus dilakukan bahkan 3 kamera yang dipasang di desa Nyawangan, kini sudah diambil dan dalam proses observasi oleh tim."Untuk 3 kamera yang kita pasang, sekarang sudah kita ambil dan dalam proses untuk diobservasi oleh tim, ada timnya khusus yang mengobservasi, nanti hasilnya kita sampaikan," ujarnya.
Joko menjelaskan, 4 kamera lainnya masih terpasang di lokasi untuk memastikan laporan dari masyarakat tersebut. "Yang 4 kamera masih terpasang, belum kita ambil mas, nanti kita rencanakan untuk pengambilan," terangnya.
Baca juga: Terpapar Dari Orang Tuanya, Siswa SD Negeri Tulungagung Terkonfirmasi Covid-19
Pihaknya menyebut, pasca pemasangan 7 kamera tersebut, belum ada informasi tambahan dari warga sekitar yang kembali melihat maupun bertemu dengan Harimau. Saat proses pelepasan 3 kamera di desa Nyawangan,pihaknya juga sempat melakukan pendalaman ke warga sekitar dan hasilnya nihil. "Dari warga belum ada laporan temuan lagi, kita juga terus memantaunya," jelas Joko.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Nyawangan Kecamatan Sendang, Sabar. Sabar mengungkapkan, sejak viral beredar kabar kemunculan Harimau yang mendekati pemukiman warga, beberapa waktu yang lalu, kini tak ada lagi laporan warga soal kemunculan Harimau. "Sudah tidak lagi mas, laporan Harimau oleh warga kami," jelasnya.
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Seperti diberitakan sebelumnya, bulan November 2020 tahun lalu, warga kecamatan Sendang melaporkan Harimau setinggi 80 centimeter, saat warga menyadap karet di hutan. Laporan lainnya menyebutkan, Harimau sudah mulai muncul di sekitar pemukiman warga, sehingga warga yang ada di lokasi tersebut resah dan melaporkannya kepada petugas. (bro)
Editor : Iman