UMKM Lamongan Didiklat, Diharap Bisa Urus Legalitas

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Pelatihan UMKM Lamongan.

KLIKJATIM.Com I Lamongan— Ratusan UMKM di Lamongan berhimpun dalam lembaga yang menamakan diri Pelita UMKM mengadakan Diklat dan workshop bagi pelaku usah mikro kecil menengah (UMKM) pada Senin (05/04/2021).

[irp]

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026

Kegiatan yang berlangsung di paciran Lamongan ini diikuti puluhan peserta pelaku usaha dari berbagai sektor.

Salah satu narasumber diklat diisi langsung dari perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP). Para peserta dipandu mendaftarkan usaha demi mendapatkan legalitas bidang usaha.

"Langsung bisa daftar di oss.go.id dan bisa langsung dapat NIB (Nomor Induk Berusaha)," terang Luluk Zumiatin, Seksi Pelayanan Perizinan DPM PTSP Lamongan.

Untuk Usaha mikro dengan modal dibahwah 50 juta, Lanjut Luluk, izin langsung berlaku efektif.

"Sementara izin usaha dengan modal 50 juta harus memenuhi komitmen seperti izin IMB, izin lingkungan, izin lokasi," terangnya.

Baca juga: Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik Terkait Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

Sementara itu, seksi promosi bidang promosi dan pengembangan potensi daerah DPM PTSP Lamongan Ivan Arsad Ardyansa mengajak pelaku UMKM khususnya anggota Pelita UMKM Lamongan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang difasilitasi DPM-PTSP Lamongan.

"Yang penting adalah Segmentasi produk bapak ibu sekalian, dan konsistensi dalam produksi dan promosi. Silakan berpartisipasi dalam event promosi yang difasilitasi DPM-PTSP," ujar Ivan.

Pendiri Pelita UMKM Lamongan, Suharjanto Widhi menyebut, Ia dan kawan-kawannya sengaja mendirikan Pelita UMKM dengan tujuan mendampingi pelaku usaha kecil dalam aspek pengurusan legalitas usaha, produksi, promosi dan pemasaran.

"Karena UMKM sebetulnya hanya butuh akses. Dan yang penting dengan legalitas usaha, bisa mendapatkan misalkan ada bantuan pemerintah seperti di masa pandemi untuk UMKM, anggota kami bisa dapat, bahkan hingga 80 persen yang kita ajukan diacc," tandas bankir Bank Jatim itu.

Baca juga: Sumur Bor Warga di Omben Sampang Mendadak Semburkan Api Setinggi Satu Meter

Pelita UMKM Lamongan sendiri hingga saat ini memiliki 300 lebih anggota aktif yang memiliki usaha di berbagai bidang.

"Rencananya sampai Kamis kita diklat pelita santri entrepreneurship di ponpes sunan Drajat," pungkasnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru