KLIKJATIM.Com | Gresik — Aksi penjambretan terhadap siswa SMP terjadi di ruas Jalan Pancawarna Perum KBD Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. Korban bernama Love Liliane Chasya Evangeline (13) warga Jalan Berlian Desa Mulung Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Peristiwa tersebut bermula ketika korban dibonceng temannya melintas di lokasi kejadian perkara sekitar jam 14.00, Selasa (30/3). Tiba-tiba dua orang pria dengan mengendarai sepeda motor menyalip dari lajur kiri.
Dengan cepat, pria yang dibonceng menarik dan merampas HP milik korban. Beruntung, aksi pelaku jambret itu tidak berakhir mulus. Korban memberikan perlawanan sehingga kedua kendaraan terjatuh setelah oleng ke kiri.
Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi membenarkan, setelah terjatuh korban lantas berteriak meminta tolong. Sontak, warga yang mendengarkan teriakan itu menolong korban dan mengamankan dua pria tersebut.
“Warga sekitar berusaha menolong korban dan mengamankan pelaku. Lalu melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ungkap M Zunaedi, Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Pelaku pun digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan ulahnya. Mereka adalah Tedy Obri (39) dan Darma Pamungkas (19), warga Kelurahan Jatartunggal, Kecamatan Wiyung-Surabaya.
Di hadapan penyidik, kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Kini, keduanya harus menerima nasib mendekam di balik jeruji besi penjara. Mereka dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan kekerasan.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu buah HP milik korban. Lalu satu unit sepeda motor Supra 125 L 1364 NE yang digunakan untuk sarana melakukan aksi penjambretan.
Sementara itu, akibat kejadian ini korban mengalami luka parah di bagian dahi. Hal ini setelah korban terjatuh dari motor, sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan 11 jahitan. “Korban juga mengalami kerugian senilai Rp. 1,8 juta,” pungkas mantan Kasat Binmas Polres Gresik. (bro)
Editor : Redaksi