Tawuran Antar Nelayan di Pacitan, 1 Kritis 1 Diamankan Polisi

klikjatim.com
Suherlan nelayan yang terlyuka menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono karena mengalami tusukan benda tajam yang diduga dibawa dua lawannya

KLIKJATIM.Com | Pacitan - Duel sesama nelayan terjadi di Pacitan, Rabu (24/3/2021). Seorang nelayan dikeroyok dua nelayannya di lingkungan Janten, Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Adalah Suherlan (28) vs Rio Arya Putra  dan Rizky. Ketiganya adalah Nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

[irp]

Baca juga: Polisi Tahan STY Karena Korupsi APBDes di Pacitan

Kanit Reskrim Polsek Pacitan Ipda Yuyun Krisdiantoro mengatakan bahwa karena duel itu, Suherlan harus dilarikan ke IGD  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono. Pasalnya dia mengalami tusukan benda tajam yang diduga dibawa dua lawannya.  "Penusukan itu sore kemarin sekitar pukul 15.00 wib. Diduga ada dendam pribadi, " ujar Ipda Yuyun, Kamis (25/3/2021). 

Menurut keterangan saksi yang berada di TKP, pelaku pengeroyokan berjumlah dua orang. Sebelumnya kejadian pengeroyokan tersebut. Pelaku yang bernama Rio dan korban sempat bertemu untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka alami, lalu naik motor entah kemana. 

"Sebenarnya sudah selesai. Pihak ketiganya yang mendamaikan bernama Miswanto juga mengakuinya. Namun setelah selesai, keduanya pergi, " terangnya. 

Baca juga: Asyik Merokok di Emperan Toko, Warga Trenggalek Langsung Diringkus Polisi

Namun, entah kenapa terjadi saling serang di sebuah warung Batagor, di lingkungan Jalen. "Tahu-tahu terjadi pengeroyokan,’’ ungkapnya.

Sebelum melarikan diri, mereka sempat berkelahi. Kebetulan, di ketahui oleh salahsatu warga, pada akhirnya salah satu pelaku tersebut melarikan diri.  " Rio melarikan diri. Satu lainnya tertangkap. Nanti juga bakal tertangkap. Data sudah Ada semua, " tegasnya. 

Baca juga: Tiga Wisatawan Terseret Ombak Pantai Soge Pacitan, 1 Orang Tewas 2 Lainnya Selamat

Dia menjelaskan bahwa Ada warga yang melihat pelaku membawa sajam. Namun kos kedua pelaku digeledah tidak ada sajam. Sampai saat ini, dengan adanya kejadian tersebut belum diketahui secara pasti motifnya seperti apa, untuk mendalami hal tersebut, pihaknya masih mengumpulkan beberapa barang bukti dan memintai keterangan dari beberapa saksi. Pun korban juga masih masa penyembuhan. “Ini masih dalam proses peyelidikan,”pungkasnya. (mkr)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru