KLIKJATIM.Com | Tuban - Program Sahabat Pertamina yang digulirkan Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field dirasakan positif oleh warga. Salahsatunya Mariati (58), seorang nenek asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro merasa terbantu dan kini menjadi tangguh .
[irp]
Baca juga: Tak Cuma Kejar Produksi, PGN SAKA Dapat Apresiasi DPR Soal Lingkungan
Setelah terkena stroke kesehariannya nyaris dihabiskan dengan berbaring di tempat tidur. Namun, saat menerima program Sahabat Pertamina ia sudah semakin sembuh. Mariati yang dahulu dikenal sebagai Bu Marem berjualan di warung kopi yang tak jauh letaknya dari salah satu perusahaan industri hulu migas, yakni Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. Warungnya kerap dipenuhi para pekerja yang menggunakan pakaian pelindung diri khas pekerja migas.
Para pekerja yang datang untuk sekedar menikmati secangkir kopi sambil ngobrol dengan teman-temannya di jam istirahat atau bahkan menikmati santap siang. Walaupun hanya warung sederhana, namun warung Bu Marem kerap dikunjungi. Sebab, menyajikan kebutuhan para pekerja migas di daerah Campurejo.
"Alhamdulillah, kami satu dari 720 keluarga yang mendapatkan Program Keluarga Binaan dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field dalam Program Sahabat Pertamina," ujar Suwito saat ditemui, Selasa (16/3).
Mariati selalu tampak ceria ketika didatangi Aldi, salah satu anak muda petugas kesehatan dari tim Sahabat Pertamina. Dalam program ini setiap satu minggu sekali rutin mengunjungi Mariati di rumahnya di tahun 2019 silam.
Baca juga: RATU Umumkan Akuisisi Saham Kontraktor Hulu Migas Selat Madura
“Kami sangat merasakan manfaat dari kehadiran Program Sahabat Pertamina, terima kasih atas kepedulian dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, dulu bahkan istri saya susah menggerakkan anggota tubuhnya, tidak seperti saat ini yang secara bertahap dapat menggerakkan kaki dan tangannya," papar Suwito, suami Mariati.
Sementara itu, Aldi tim Sahabat Pertamina memberikan edukasi kesehatan, mengukur tekanan darah dan membantu memonitor kondisi Mariati. Ia juga selalu meminta Mariati melakukan gerakan-gerakan ringan secara rutin serta mengurangi konsumsi makanan-makanan yang dapat menghambat perkembangannya. Hal itu demi berjuang melawan stroke yang dideritanya.
"Bersyukur dalam tempo tiga bulan kami kunjungi, Mbah Mariati mampu menunjukkan perkembangan signifikan," ungkap Aldi petugas kesehatan dari Sahabat Pertamina.
Baca juga: Mahasiswa PMII UPI Sumenep Soroti Mandeknya Pusat Informasi Migas, DPRD Diminta Bertindak Tegas
Kata dia, saat ini Mbah Mariati sudah dapat menggerakkan kaki dan tangannya menjadi lebih ringan dari sebelumnya. Sedangkan, program yang sudah berlangsung selama tiga tahun ini sangat berarti bagi warga sekitar wilayah operasi Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field.
"Jika sebelumnya masyarakat sekitar wilayah operasi Sukowati merasa cemas dengan keberadaan industri Hulu Migas, dengan adanya Program Sahabat Pertamina, masyarakat merasakan adanya “penjaga” yang hadir di antara mereka dan selalu siap 24 jam jika warga membutuhkan bantuan kesehatan atau membantu mengantarkan mereka ke pelayanan kesehatan terdekat bagi yang tidak memiliki kendaraan roda empat," bebernya. (ris)
Editor : M Nur Afifullah