KLIKJATIM.Com | Gresik--Ratusan sopir angkut di Kabupaten Gresik mengikuti proses vaksinasi. Selain sopir, petugas di terminal dan pelabuhan juga menerima jatah vaksin.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025
Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani mengatakan, para sopir dan petugas lalu lintas baik di daratan maupun laut sangat rentan tertular covid-19. Sehingga pemerintah mengupayakan agar segera mendapatkan vaksin.
Gus Yani mengatakan, meski telah divaksin para sopir diminta tetap taat terhadap protokol kesehatan (prokes). Sebab, lanjut Yani, dengan taat prokes angka persebaran covid-19 di Gresik berkurang.
Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN
"Selama masa penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PPKM) persebaran covid-19 di Gresik cenderung menurun," kata Yani saat melihat proses vaksinasi di Terminal Bunder, Senin (8/3/2021).
Kepala Dinkes Gresik, Saifuddin Ghozali menjelaskan, vaksinasi tahap II ini Kabupaten Gresik mendapatkan jatah 20.000 dosis. Sasarannya pelayan publik mulai TNI-Polri, PNS, jurnalis, guru, tokoh agama, pedagang hingga sopir angkutan.
"Dari jatah dosis tersebut sekarang sudah terpakai 17.500 dosis," ujarnya. (mkr)
Editor : Redaksi