KLIKJATIM.Com | Malang - Buntut penangkapan sejumlah terduga terorisme di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Wali Kota Malang Sutiaji bakal mengumpulkan organisasi masyarakat (ormas) di Kota Malang. Salahsatu terduga teroris yang diamankan Densus 88 Mabes Polri adalah BS yang menjadi anggota ormas di Kota Malang.
[irp]
Baca juga: Viral Pengamen Gedor Kaca dan Acungkan Jari Tengah Diamankan Satpol PP Kota Malang
Wali Kota Sutiaji menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kesbangpol terkait itu dan dalam waktu dekat akan mengumpulkan pengurus ormas di Kota Malang. Pengumpulan ormas tersebut antisipasi dini terkait aktivitas masyarakat dalam tindak kejahatan terorisme. Sehingga, kejadian tersebut tidak terulang kembali di Malang. ”Inti dari pengumpulan ormas ini untuk sosialisasi terkait anti radikal dan terorisme,” jelas dia.
Baca juga: Kenali Gejala Dini Campak, Awalnya Demam Tinggi
Dia mengimbau kepada masyarakat Kota Malang agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap paham radikalisme. Sehingga, warga diharapkan berani melaporkan ke pihak berwajib jika di lingkungannya terdapat warga yang mencurigakan. ”Masyarakat harus kompak dalam memerangi tindakan terorisme ini,” ungkap kader Partai Demokrat ini.
Seperti diketahui, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang menanggapi terkait terduga teroris berinisial BS, warga Pakis, Kabupaten Malang, yang ditangkap Densus 88. Karena informasi yang beredar BS diduga kuat menjadi anggota aktif pengurus PDM Kota Malang.
Baca juga: Dinkes Kota Malang Kejar 95 Persen Imunisasi Campak
Ketua PDM Kota Malang Abdul Haris membantah jika BS merupakan anggota atau pengurus aktif PDM Kota Malang. Karena BS sudah mengundurkan diri sebelum dilantik menjadi pengurus pada tahun 2015 silam. (hen)
Editor : Redaksi